Duta Remaja “Ananda Bersinar”: Edukasi Sebaya Jadi Kunci Cegah Narkoba

  • 24 Jun 2026 16:34 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus diperkuat melalui Program Duta Remaja "Ananda Bersinar", yang mengedepankan pendekatan edukasi sebaya sebagai salah satu strategi membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkotika.

Salah seorang Duta Anti Narkoba dari SMP Negeri 6 Banda Aceh, Octaviana Salvia, mengatakan keputusannya mengikuti program tersebut didorong oleh keinginan untuk memahami bahaya narkoba sekaligus berperan aktif mengedukasi teman-teman di lingkungan sekolah.

"Saya ingin tahu bahaya narkoba dan menyampaikan kepada teman-teman supaya tidak terjerumus," ujarnya dalam dialog Program PPA RRI Banda Aceh, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Octaviana, pendekatan melalui teman sebaya terbukti lebih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba. Remaja cenderung lebih nyaman berdiskusi dan lebih mudah menerima masukan dari teman yang seusia karena memiliki pengalaman dan lingkungan pergaulan yang serupa.

"Kalau sesama teman, mereka lebih terbuka dan mau mendengar," katanya.

Ia menjelaskan, para duta remaja tidak hanya memberikan edukasi secara langsung di sekolah, tetapi juga memanfaatkan berbagai media komunikasi untuk memperluas jangkauan kampanye. Informasi mengenai bahaya narkoba disampaikan melalui media sosial, poster, majalah dinding, hingga berbagai kegiatan sekolah yang melibatkan para siswa.

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh menegaskan bahwa Program Ananda Bersinar tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan mengenai bahaya narkoba, tetapi juga membentuk karakter dan ketahanan diri remaja agar mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Menurut BNN, salah satu tujuan utama program ini adalah membekali pelajar dengan keterampilan hidup (life skills), terutama keberanian untuk menolak ajakan menggunakan narkoba meskipun mendapat tekanan dari lingkungan sekitar.

"Kunci pentingnya adalah kemampuan berkata tidak di tengah tekanan teman sebaya," jelas perwakilan BNN Kota Banda Aceh dalam dialog tersebut.

Selain itu, program ini juga mendorong lahirnya agen-agen perubahan di lingkungan sekolah yang mampu menjadi teladan, memberikan informasi yang benar, serta mengajak teman-temannya menjalani pola hidup sehat dan produktif.

BNN Kota Banda Aceh berharap keberadaan Duta Remaja "Ananda Bersinar" dapat memperkuat budaya saling mengingatkan di kalangan pelajar sekaligus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan para pelajar, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....