BNN Tangkap Oknum TNI dan Dua Warga Sipil Pembawa 29 Kilogram Sabu Jaringan Aceh

  • 20 Mei 2026 05:30 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Narkotika Nasional menangkap seorang oknum anggota TNI bersama dua warga sipil dalam kasus dugaan peredaran narkotika jaringan Aceh-Bogor. Pengungkapan kasus itu dilakukan dalam Operasi Saber Bersinar 2026 di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa dini hari.

Plt Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Roy Hardi Siahaan mengatakan pengungkapan kasus bermula saat petugas melakukan pengawasan terhadap sebuah kendaraan yang dicurigai membawa narkotika jenis sabu dari Aceh menuju Bogor.

“Jadi kami melakukan surveillance dan kami mencurigai satu kendaraan. Ternyata di dalam kendaraan tersebut kami dapatkan seseorang. Akhirnya kami periksa. Yang bersangkutan memang oknum anggota TNI,” kata Roy Hardi Siahaan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Saat para pelaku menurunkan barang, petugas gabungan BNN langsung melakukan penindakan. Dari hasil pemeriksaan, sabu disimpan di dalam kompartemen bagian belakang mobil dengan total berat mencapai 29 kilogram yang dikemas menggunakan bungkus teh China.

Roy menjelaskan oknum anggota TNI tersebut diduga berperan sebagai pengedar yang membawa barang haram itu dari Aceh melintasi Sumatera Selatan hingga ke Bogor. “Kami sudah pastikan bahwa yang bersangkutan adalah pengedar, membawa barang tersebut dari Aceh sampai ke Bogor, dan kami berhasil menangkap di Bogor,” ujarnya.

Dalam Operasi Saber Bersinar 2026 yang berlangsung selama April hingga Mei 2026, BNN RI menangkap total 31 tersangka dari sejumlah kasus narkotika. Petugas juga menyita berbagai barang bukti berupa 136,5 kilogram sabu, 147 kilogram ganja, 1.260 mililiter etomidate, 1.029 gram ketamin, dan 6.681 butir ekstasi.

BNN menyebut operasi tersebut diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 353.312 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Nilai ekonomi seluruh barang bukti yang disita ditaksir mencapai Rp211,4 miliar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....