Satpol PP Sabang Tertibkan PK5 Demi Jaga Ketertiban Kota

  • 05 Mei 2026 21:05 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Sabang melaksanakan kegiatan pengawasan dan penataan Pedagang Kaki Lima (PK5) guna menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di wilayah kota setempat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa pagi mulai pukul 05.30 WIB hingga selesai, dengan lokasi pengawasan di seputaran Sabang Fair.

Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Peraturan Wali Kota Nomor 24 Tahun 2020 tentang Larangan Bertransaksi, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2023 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP). Aturan tersebut menjadi dasar dalam upaya penegakan ketertiban terhadap aktivitas PK5.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kabid Ops Satpol PP dan WH Kota Sabang, Agus Sigit Widodo, S.E., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan aktivitas para pedagang tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pengawasan ini juga menjadi langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di ruang publik.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para pedagang, agar mereka dapat menata dagangannya dengan tertib tanpa mengganggu fasilitas umum. Kesadaran bersama sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kota yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan," ujar Agus Sigit Widodo, Selasa 5 Mei 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur terkait, antara lain Dandim, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta personel Satpol PP dari Regu I. Sinergi lintas instansi ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran dan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

"Dari hasil kegiatan, petugas berhasil memberikan imbauan kepada para PK5 agar lebih tertib dalam berjualan. Kita harapkan ini dapat diindahkan oleh para pedagang," harap Agus.

Secara umum, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali, tanpa adanya kendala yang menonjol selama kegiatan berlangsung. Pemerintah Kota Sabang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin demi menjaga Trantibum yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....