TNI AL dan Imigrasi Perkuat Pengawasan Perbatasan Laut

  • 29 Agt 2025 20:15 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: TNI Angkatan Laut dan Imigrasi memperkuat pengawasan perairan Sabang untuk mencegah pelanggaran hukum dan aktivitas ilegal lintas perbatasan. Kolaborasi ini diresmikan dalam pertemuan kerja antara Komandan Lanal Sabang, Kolonel Laut Sadimin, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Muchsin Miralza.

Pertemuan digelar di Kantor Imigrasi Sabang dan difokuskan pada peningkatan koordinasi. Kedua intansi tersebut sepakat untuk memperkuat pertukaran data, berbagi informasi dan pelaksanaan patroli gabungan serta pengawasan untuk mencegah pelanggaran Keimigrasian maupun aktifitas Ilegal lainnya.

Komandan Lanal Sabang, Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla menyatakan TNI AL berkomitmen mendukung penuh pengawasan dan pengamanan perairan Sabang. Ia menilai kolaborasi lintas instansi merupakan langkah strategis dalam menghadapi dinamika keamanan di wilayah maritim.

“Kami siap mendukung langkah-langkah strategis dalam pengawasan wilayah, termasuk pengamanan lalu lintas orang dan barang di perairan Kota Sabang. Kolaborasi adalah kunci menghadapi tantangan keamanan ke depan,” ujar Danlanal Kolonel Laut Sadimin, Jumat (29/8/2025).

Selain fokus pada keamanan, kedua instansi juga membahas bagaimana pengawasan ketat tetap berjalan seimbang dengan kenyamanan wisatawan mancanegara. Hal ini penting mengingat Sabang merupakan daerah tujuan wisata internasional sekaligus kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan perairan internasional.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Muchsin Miralza, A.Md.Im., S.H., M.H., menambahkan kerja sama dengan TNI AL menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem pengawasan keimigrasian. Dengan adanya dukungan TNI AL, pihaknya semakin yakin pengawasan di lapangan dapat berjalan lebih optimal tanpa mengganggu iklim pariwisata di Sabang.

“Kota Sabang merupakan daerah strategis. Kolaborasi dengan Lanal penting agar pengawasan keimigrasian berjalan lebih efektif, sekaligus mencegah potensi pelanggaran hukum,” ujarnya.

Sinergi antara TNI AL dan Imigrasi ini diharapkan dapat menjaga citra Sabang sebagai kawasan yang ramah wisatawan, namun tetap aman dari pelanggaran hukum. Kolaborasi ini juga menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan dan melindungi masyarakat di wilayah maritim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....