Polda Aceh Revitalisasi Pos Kamling di Sabang

  • 28 Agt 2025 14:30 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Direktorat Binmas Polda Aceh menggalakkan program revitalisasi pos kamling di sejumlah daerah, termasuk Kota Sabang. Program ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi pos kamling sebagai pusat keamanan lingkungan yang berbasis masyarakat.

Dit Binmas Polda Aceh Kompol Shaiful Anam, S.T.P., M.M. mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keamanan tetapi juga dapat menjadi wadah kepentingan sosial warga. Menurutnya, pos kamling yang ada akan diaktifkan kembali dengan fungsi yang lebih luas.

“Revitalisasi pos kamling ini untuk menghidupkan lagi pos yang sudah ada, sekaligus menambah manfaat bagi masyarakat. Misalnya, nelayan atau warga yang membutuhkan bantuan darurat bisa lebih mudah terbantu melalui pos kamling,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Selain itu, Kompol Shaiful menekankan pentingnya sinergitas antara aparat, masyarakat, dan lembaga adat di tingkat gampong. Dengan begitu, persoalan sosial dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa harus langsung dibawa ke kantor kepolisian.

“Kita memiliki Kanun Nomor 9 Tahun 2008 tentang adat, yang mengatur 18 perkara bisa diselesaikan di kampung. Jadi, akar masalah bisa ditangani oleh lembaga adat, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas di pos kamling,” jelasnya.

Ditambahkannya, keberadaan pos kamling juga menjadi media edukasi keamanan, termasuk bagi anak-anak yang hendak beraktivitas di luar rumah, pos kamling diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Di Kota Sabang, kegiatan ini dilakukan di Poskamling Jurong Nawawi Gampong Kuta Ateuh.

Program revitalisasi ini akan dilakukan secara rutin dengan pengecekan kelengkapan dan keaktifan setiap pos kamling. Polda Aceh juga mendorong agar setiap gampong mengoptimalkan pos kamling sebagai bagian dari menjaga ketertiban bersama.

Kompol Shaiful menegaskan, revitalisasi pos kamling berlaku secara nasional, namun di Aceh hal ini dipadukan dengan kearifan lokal. Sehingga, pos kamling bukan hanya simbol keamanan tetapi juga bagian dari identitas adat masyarakat.

Sementara itu, Keuchik Kuta Ateuh, Syahrial, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Polda Aceh. Menurutnya, kunjungan tersebut membuat masyarakat semakin bersemangat menghidupkan pos kamling di setiap jurong.

“Terima kasih atas kunjungan ini karena membuat semangat kami kembali. Kami berharap dengan arahan dari Dit Binmas, pemuda yang sebelumnya sibuk dengan gadget bisa lebih bijak untuk menghidupkan pos kamling,” ujarnya.

Syahrial menjelaskan, di Gampong Kuta Ateuh terdapat lima pos kamling yang tersebar di setiap jurong. Dari jumlah tersebut, tiga pos kamling sudah aktif, sementara dua lainnya masih kosong karena faktor lokasi.

“Harapan kami dengan adanya pos kamling yang aktif, masyarakat bisa merasa lebih aman. Jika ada musibah, tentu akan lebih cepat tertolong karena ada penjagaan,” ungkapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....