Rutan Sabang Butuh Lahan Baru
- 18 Jul 2025 01:04 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sabang mengusulkan pembangunan fasilitas baru di lokasi yang berbeda. Hal ini lantaran keterbatasan ruang dan kapasitas saat ini dinilai tidak lagi memadai untuk menunjang program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Muhidfuddin, S.H., menerangkan usulan tersebut telah disampaikan dalam audiensi antara Kepala Rutan Sabang, Muhidfuddin, S.H., dengan Wali Kota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, Senin (14/7/2025).
Dirinya menerangkan saat ini kapasitas hunian rutan hanya idealnya menampung 41 WBP, namun telah diisi sebanyak 64 warga binaan. Selain itu, lokasi rutan yang dekat dengan alun-alun (jalan) kota dinilai tidak lagi sesuai dengan arahan kebijakan dari pusat.
“Sudah ada data dari pusat bahwa rutan yang berada dekat alun-alun harus dipindahkan. Rutan Sabang masuk dalam kriteria itu karena jaraknya sangat dekat dari kawasan publik,” kata Muhidfuddin, saat diwawancarai RRI Kamis (17/7/2025).
Dirinya menilai kondisi sempit dan terbatas membuat seluruh kegiatan pembinaan termasuk keagamaan, pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan dilakukan di ruang musala yang sebelumnya merupakan bekas ruang tahanan. Bahkan untuk kegiatan pertanian, pihaknya hanya bisa memanfaatkan lahan sempit di bagian belakang.
“Kita tidak punya ruang pembinaan yang layak. Semua aktivitas dilakukan di musala, bahkan program Paket A dan C pun digabung disitu,” tambahnya.
Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan kebutuhan lahan seluas tiga hektare yang akan digunakan untuk pembangunan rutan baru. Rinciannya, dua hektare dialokasikan untuk bangunan inti sementara satu hektare sisanya dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan yang sejalan dengan program prioritas nasional.
Muhidfuddin mengungkapkan lokasi yang diusulkan adalah di kawasan Cot Abeuk, dekat Markas Kodim 0112 Sabang. Lokasi itu dinilai strategis karena jauh dari keramaian namun tetap dekat instansi keamanan.
“Pak Wali menyambut positif dan bertanya langsung berapa hektare kebutuhan lahannya. Kita usulkan tiga hektare, yang nanti bisa mendukung rutan yang modern dan fungsional,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, rencana ini masih berada pada tahap usulan awal dan akan dilanjutkan dengan koordinasi teknis lanjutan bersama Pemerintah Kota Sabang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....