Selain Covid-19, Sumenep Juga Prioritaskan Penanganan TBC

KBRN, Sumenep: Ditengah pandemi virus Corona Kabupaten Sumenep juga dihadapkan dengan penanganan panyakit menular lainnya yaitu Tuberculosis (TBC).

Sesuai data Dinas Kesehatan setempat pada tahun 2017 penderita TBC mencapai 831 kasus, 2018 sekitar 929 kasus dan 2019 terdapat 903 penderita.

Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim saat dikonfirmasi tidak menampil bahwa kasus TBC masih tinggi.

"TBC ini kalah populer dengan virus corona. Padahal realitanya juga di Sumenep banyak yang kena TBC. Kita tetap melakukan upaya secara maksimal dalam penanganan kasus ini," kata Busyro Karim, Selasa (30/6/2020).

Penyakit TBC tetap menjadi perhatian serius untuk ditangani selain Covid-19 yang merupakan kasus baru. Bahkan pihaknya menyampaikan apresiasi kepada pihak yang tetap melakukan upaya pengentasan kasus TBC di daerahnya.

"Makanya kami menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang memang perhatian khusus kepada TBC ini," tuturnya. 

Ditegaskan, tengah perang melawan pandemi Covid-19 seperti sekarang, penanganan kasus TBC tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sumenep. 

Semua pihak diminta ikut andil karena semua kasus yang berkaitan dengan kesehatan dapat cepet selesai jika ada keterlibatan bersama. 

"TBC ini tetap menjadi prioritas kami untuk diminimalisir. Kalau bisa ‘dihabisi’ dari Sumenep ini," tagas orang nomor satu dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini. 

Untuk mengatasi TBC termasuk Covid-19 Pemerintah Kabupaten Sumenep memastik semua sarana prasana telah dimakasimalkan. Termasuk didalamnya perlindungan kesehatan bagi tenaga kesehatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00