Covid-19 Belum Berakhir, WHO Segera ke China

WHO (Doc Istimewa) .jpg

KBRN, Jakarta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali mengingatkan, pandemi virus corona (COVID-19) di dunia hingga saat ini masih belum berakhir, kendati jumlah angka kematian global telah mencapai 500 ribu jiwa.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, tidak mengelak jika semua pihak ingin Covid-19 segera berakhir agar dapat kembali melanjutkan hidup, meskipun kenyataannya terasa sulit saat ini.

"Walaupun bayak negara telah mengalami kemajuan, secara global pandemi ini sebenarnya sedang meningkat. Ini bahkan belum berakhir," kata Tedros dalam konferensi pers virtual pada, Senin (29/6/2020), seperti dikutip AFP.

Tedros mengatakan, pihaknya akan mengirimkan tim ke Ciha untuk mencari tahu sumber dan penyebab penyebaran pandemi virus corona (COVID-19).

Pengiriman tim ini rencananya akan dilakukan pada pekan depan. Tim tersebut dikirim berselang enam bulan lebih setelah pandemi COVID-19 menyebar di penjuru dunia.

"Kita dapat memerangi virus dengan lebih baik ketika kita mengetahui segala sesuatu tentang virus, termasuk bagaimana virus itu dimulai," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/6/2020).

"Karenanya, kami akan mengirimkan tim minggu depan ke China. Kami berharap tim nantinya bisa mendapatkan gambaran dan pemahaman soal bagaimana virus dimulai," tambahnya.

Namun, Tedros tidak merinci susunan dari tim yang akan dikirimkan ini, atau misi khusus yang dijalankan. Ia mengungkapkan,  pengiriman tim ini dilakukan karena WHO takut ada sesuatu yang buruk akan terjadi.

"Enam bulan lalu, tidak ada dari kita yang bisa membayangkan bagaimana dunia ini. Tidak ada yang pernah membayangkan kita akan dilemparkan ke dalam kekacauan oleh virus baru ini," kata Tedros.

"Kami semua ingin ini berakhir. Kami semua ingin melanjutkan hidup kita. Tetapi kenyataannya yang sulit adalah ini bahkan belum dekat untuk berakhir karena ssecara global pandemi ini sebenarnya sedang meningkat," terangnya.

WHO juga menyatakan sumber penyebab virus corona dicari karena pandemi ini masih jauh dari kata selesai. Bahkan, mereka memperingatkan dunia soal peningkatan perpecahan global akibat masalah tersebut.

Data dari Worldometers menunjukan, hingga sampai dengan saat ini kasus virus corona di seluruh dunia mencapai hampir 10.5 juta kasus dengan korban meninggal mencapai lebih dari 500 ribu orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00