Bertambah, Dokter di Jatim Meninggal Karena Covid-19

Dr. Soekarno Kasmoeri (Doc Twitter PB IDI) .jpg

KBRN, Jakarta: Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyampaikan kabar duka kembali. Pada Minggu (28/6/2020), seorang dokter anggota IDI Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Dr. Soekarno Kasmoeri, meninggal dunia.

"Turut berduka cita yang amat mendalam atas wafatnya dr Seokarno Kasmoeri, anggota IDI Cabang Sidoarjo," tulis PB IDI melalui akun Twitter resminya, Minggu (28/06) 

Humas PB IDI, Dr Halik Malik mengkonfirmasi hal tersebut. Halik mengatakan, Dr Soekarno merupakan dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo.

  

"Soekarno Kasmoeri meninggal dunia tanggal 28 Juni 2020 pukul 06.20. Almarhum bertugas di RSUD Sidoarjo dan dirawat intensif di RKSI Surabaya," kata Halik Senin (29/6/2020)

Dr. Soekarno sempat mendapatkan perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Khusus Infeksi (RKSI) Universitar Airlangga Surabaya selama 15 hari. Halik juga menyebut, Dr.Soekarno Kasmoeri meninggal karena tertular virus corona. 

Dengan meninggalnya Dr Soekarno, menambah petugas medis yang meninggal selama pandemi COVID-19 di Jawa Timur. Terlebih menyusul meningkatnya kasus virus corona di Provinsi tersebut. 

Sebelumnya dokter di Jatim yang meninggal dunia akibat corona antara lain Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo), dr Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang), dr H Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan), dr Bendrong Moediarso (IDI Surabaya), dr Miftah Fawzy Sarengat (IDI Balikpapan yang sedang mengambil spesialisasi di RSUD dr Soetomo Surabaya), dan dr Hilmi Wahyudi (IDI Gresik). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00