Beli Dexamethasone Secara Online Bisa Kena Sanksi

Foto merdeka

KBRN, Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membeli obat dexamethasone untuk mencegah Covid-19 secara online. Jika obat keras itu dibeli tidak dengan rersep dokter, maka sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku bisa dikenakan.

Melansir laman BPOM, Senin (22/6/2020), obat golongan steroid yang telah terdaftar di BPOM itu juga harus digunakan di bawah pengawasan dokter.

"Badan POM RI meminta kepada masyarakat agar tidak membeli obat deksametason dan steroid lainnya secara bebas tanpa resep dokter termasuk membeli melalui platform online," tulis BPOM.

Penjualan obat dexamethasone dan steroid lainnya, termasuk melalui online tanpa ada resep dokter dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, BPOM menegaskan obat tersebut tidak dapat digunakan untuk pencegahan Covid-19. 

Dexamethasone mendadak dicari masyarakat karena hasil penelitian awal dari Universitas Oxford, Inggris yang menemukan bahwa dexamethasone mampu menurunkan tingkat kematian pada pasien Covid-19 dengan gejala berat yang menggunakan ventilator atau bantuan oksigen.

Terkait studi yang dilakukan oleh para peneliti di Inggris, BPOM menyatakan bahwa mereka terus memantau perkembangan studi tersebut. 

Mereka juga menindaklanjuti hasil studi ini, serta informasi terkait penggunaannya untuk penanganan Covid-19 dengan berkomunikasi bersama profesi kesehatan terkait seperti World Health Organization serta badan otoritas obat di negara lain. (Foto: Merdeka.com)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00