Corona Dianggap Hoax, Kawasan Pantai Diserbu Warga

Pengunjung wisata Pantai Pathek Situbondo. Minggu (5/7/2020) (Foto Diana).

KBRN, Situbondo: Meski pemerintah secara resmi belum membuka tempat wisata di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, namun di beberapa titik wisata terpantau ramai pengunjung.

Salah satunya di Pantai Pathek Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. Sejak dua minggu lalu, pantai yang menjadi salah satu tempat wisata yang diminati warga ini sudah mulai ramai dikunjungi, khususnya di hari Sabtu dan Minggu.

Sekarang tempat wisata sudah mulai banyak dikunjungi, bukan hanya di Pathek. Karena banyak yang mengira kalau jumlah pasien positif virus corona itu hoax

"Sudah sumpek di rumah, ingin keluar. Apalagi virus corona kan sudah reda," ujar Fatriana (32) warga Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, di sela menikmati suasana Pantai Pathek, Minggu (5/7/2020).

Fatriana yang datang bersama anak dan suaminya itu mengaku bosan karena sudah lama tidak berekreasi ke tempat wisata. Sejak pandemi COVID-19, semua tempat wisata ditutup.

"Sekarang sudah banyak yang pergi ke tempat wisata, karena itu saya berani keluar juga," imbuh Fatriana.

Selain Fatriana, ada juga Aprilia (20), warga Kelurahan Dawuhan, yang juga menikmati keindahan Pantai Pathek, mengaku kangen dengan suasana pantai.

Sejak pandemi virus corona, mahasiswi Unej ini lebih banyak berdiam diri di rumah.

"Sekarang tempat wisata sudah mulai banyak dikunjungi, bukan hanya di Pathek. Karena banyak yang mengira kalau jumlah pasien positif virus corona itu hoax," ungkapnya.

Aprilia sendiri tetap bermasker, apalagi saat berada di tempat wisata. Selain itu, dia juga menghindari kerumunan, dan menjaga jarak aman, agar terhindar dari penularan virus corona.

"Kalau saya pribadi masih tetap bermasker, sebagai bentuk ikhtiar. Meskipun banyak yang bilang sudah mereda, tapi saya tetap siaga," terangnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menegaskan, pemerintah kabupaten Situbondo hingga saat ini belum secara resmi membuka tempat wisata, karena penyebaran COVID-19 di Situbondo masih berlangsung.

"Tempat-tempat wisata tidak semerta-merta dibuka sebelum Situbondo masuk zona kuning," ujar Dadang Wigiarto kepada RRI.

Saat ini, Situbondo baru saja keluar dari zona merah dan berada di zona oranye. Seandainya sudah berada di zona kuning, masih harus dilakukan persiapan-persiapan untuk membuka tempat wisata.

"Begitu sudah di zona kuning, tidak langsung dibuka. Cuma rencananya sudah dipersiapkan," tegas Dadang.

Bupati dua periode ini mengaku masih akan mengumpulkan para pelaku wisata untuk memberikan sosialisasi tentang era tatanan kehidupan baru atau new normal.

Karena jika sudah berada di zona kuning, tak hanya tempat wisata, tapi tempat-tempat umum lainnya akan diperbolehkan beraktivitas seperti sediakala.

"Dengan catatan, harus patuh menerapkan protokol kesehatan COVID-19," imbuhnya.

Pantauan RRI, di tempat wisata Pantai Pathek, pengunjung tampak bercanda ria sembari berenang dan bermain pasir di tepian pantai.

Ada yang memilih duduk di warung yang berada di sisi pantai, sambil menikmati makanan dan minuman.

Mereka mayoritas tidak bermasker dan tidak menjaga jarak aman, seolah sedang berekreasi bukan di tengah pandemi COVID-19. Padahal Situbondo terus mengalami peningkatan jumlah positif Coronavirus.

Sementara itu, menurut peta sebaran COVID-19 di Situbondo, hari ini ada penambahan terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 19 orang, sehingga total menjadi 126 orang positif virus corona.

Rinciannya, sebanyak 75 orang dalam perawatan, 11 orang meninggal dunia, dan 40 orang dinyatakan sembuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00