Pesona Gua Hawang, Suguhkan Perpaduan Keindahan Alam

Foto: (Instagram/@nevalaranifo)

KBRN, Jakarta: Berenang di dalam gua dengan air sebening kaca tentu sangat menyenangkan, di Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara, kita dapat menjumpai lokasi seperti itu.

Namanya Gua Hawang. Gua mengagumkan ini terletak di Desa Letvuan, sekitar 15 kilometer dari Tual, ibu kota Maluku Tenggara. 

Keindahan paduan antara jernihnya air kolam dan langit-langit stalagmit dan stalaktit mampu membius para pengunjung. Hanya dengan menatap, kesegarannya sudah menghampiri.

Airnya yang jernih menghasilkan warna kebiruan. Dasar bebatuan dan kerikil begitu jelas terlihat. Begitu juga dengan pantulan stalagmit dan stalaktitnya. Ditambah bias cahaya matahari menambah keindahannya.

Kesegarannya air kolam selalu abadi, berasal dari mata air Evu dan mengalir melalui sungai bawah tanah. Mata air Evu merupakan sumber mata air terbesar di Kepulauan Kei.

Selain hanya sekedar mencebur dan mandi, pengunjung bisa juga menyelam atau sekadar snorkeling. Di sana terdapat dua lubang yang terpisah sejauh 15 meter, namun terhubung satu sama lain dengan kolam air.

Pilihan menyelam dari satu lubang kemudian muncul di lubang yang lain bia dilakukan. Puas mandi, pengunjung dapat benikmati Pantai Ngurbloat yang jaraknya tidak begitu jauh dari Gua Hawang.

Gua Hawang sendiri berarti arwah. Nama itu disematkan lantaran warga Kepulaian Kei, Maluku percaya jika Gua Hawang dihuni banyak hantu.

Sehingga ada mitos mengatakan, konon jika mandi di kolam tersebut dan meminum airnya lalu berkata kasar, maka orang tersebut akan berubah menjadi batu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00