Imbas Laka Laut, Objek Wisata Wanasalam Ditutup

KBRN, Serang: Muspika Kecamatan Wanasalam, Lebak melakukan pengetatan terhadap sejumlah pintu masuk objek wisata. Bahkan di sejumlah lokasi wisata disiapkan personil gabungan guna menghalau setiap pengunjung yang memaksa datang.

"Iyah sekarang diketatin. Pengetatan ini menyusul musibah laka laut yang mengakibatkan korban jiwa di pantai Karang Seke sehari setelah Lebaran lalu," ungkap Camat Wanasalam Kabupaten Lebak, Cece Putra, Jumat (29/5/2020). 

Cece mengakui pihaknya tidak ingin kecolongan lagi atas peristiwa laka laut yang menimbulkan korban jiwa. Meski diakui pihak Muspika telah melakukan berbagai upaya agar tidak ada wisatawan yang berlibur di objek wisata seiring Pandemi Covid 19. 

"Dari sejumlah objek wisata yang ada di Wanasalam, lokasi pantai banyak digemari warga yang datang dan itu tidak hanya dari Lebak saja, tapi banyak juga yang datang dari Pandeglang," katanya. 

"Untuk itu kami  bersama TNI dan Polri terus terus melakukan patroli bersama hingga melaksnakan penyekatan. Dengan demikian tidak ada lagi wisatawan yang memaksa berlibur ke objek wisata di Wanasalam," tegasnya.  

Babinsa setempat, Sertu Jaja mengatakan pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas apabila ada masyarakat yang membandel. Apalagi daerah ini memiliki banyak jalan alternatif untuk menuju sejumlah lokasi wisata. 

"Kami akan minta mereka kembali ke rumah apabila masih maksa liburan. Sekarang kan bahaya berada di luar. Apalagi tanpa ads protokol kesehatan," ujar Jaja. 

Senada dengan itu Kepala Desa Ketapang Kecamatan Wanasalam, Emed Kurniawan mengakui sejak tiga hari lalu volume kedatangan warga dari luar kecamatan cenderung menurun. Hal itu menyusul adanya kebijakan ketat dari Muspika agar tidak ada lagi orang melakukan liburan ke daerahnya.

"Alhamdulillah pak, sejak ditutup 3 hari lalu lebih sepi. Meski diakui sejauh ini belum ada  warga kami  yang teridentifikasi Covid 19," pungkas Emed. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00