Jatah Makan Utuh, Terpaksa Tanggung Kerugian Rp1.4 M

terimbas_covid_19_pemberian_makanan_satwa_di_tmsbk_bukittinggi_tidak_ada_pengurangan_1.jpeg

KBRN, Bukittinggi : Pemberian makanan satwa di Taman Marga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang Kota Bukittinggi, tetap dilakukan dilakukan seperti biasanya, walaupun objek wisata andalan tersebut telah ditutup sejak 19 Maret 2020 karena dampak Corona Virus Disease (Covid-19).

"Untuk makanan satwa telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bukittinggi tahun 2020 sebesar Rp2 miliar, dan dana tersebut tidak diganggu gugat, meski ada dana APBD yang digunakan untuk penanganan Covid-19 di Bukittinggi,” kata Kepala Bidang TMSBK, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi Ikbal dalam keterangannya, Minggu (3/5/2020).

Ikbal menyatakan, kondisi sekarang lebih kurang ada 500 satwa di TMSBK yang diberi makan setiap harinya secara maksimal, termasuk pemberian vitamin terhadap satwa.

Dikatakan, sejak ditutupnya TMSBK karena Covid-19 kebun binatang mengalami  kerugian  sekitar Rp1.2 miliar sampai Rp1.4 miliar dalam sebulan beroperasi.

"Besaran itu merupakan kalkulasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diserap dari biaya retribusi di TMSBK Bukittinggi dalam satu bulan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00