Nuzulul Quran, Peristiwa Turunnya Alquran ke Bumi

KBRN, Jakarta: Peristiwa nuzulul quran merupakan salah satu peristiwa bersejarah dalam agama Islam. Nuzulul Quran secara harfiah berarti peristiwa turunnya Alquran yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan “Alquran" secara keseluruhan dari lauhulmahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.

Nuzulul quran diperingati setiap 17 Ramadan. Pada tahun 1442 H ini, nuzulul quran diperingati pada Kamis, 29 April 2021.

Alquran diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad melalui perantara malaikat Jibril sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari.

Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui tiga tahap. 

Pertama, Malaikat Jibril langsung memasukkan wahyu itu ke dalam hatinya. Kemudian, Alquran diturunkan dari Lauh Mahfuz ke langit dunia dalam kitab yang utuh. Pada tahap ini, Alquran diturunkan pada malam lailatul qadar. Setelah itu, Alquran diturunkan secara bertahap melalui Malaikat Jibril kepada Rasulullah. 

Dikisahkan bahwa wahyu datang kepada Nabi Muhammad SAW secara tiba-tiba seperti gemerincing lonceng. Cara inilah yang amat berat dirasakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Kadang-kadang pada keningnya berpencaran keringat saat menerima wahyu, meskipun turunnya wahyu tersebut saat cuaca yang sangat dingin.

Kadang-kadang unta dia terpaksa berhenti dan duduk karena merasa amat berat, bila wahyu tersebut turun ketika Rasulullah SAW sedang naik unta.

Ayat yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah adalah surat Al-Alaq ayat 1-5 saat berada di Gua Hira pada tahun 610 M. Saat itu Nabi Muhammad sedang menyepi untuk menenangkan hati.

Pada saat wahyu pertama ini turun, Rasulullah tidak bisa membaca. Oleh karena itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca melalui surat Al-Alaq.

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya," firman Allah dalam surat Al-Alaq ayat 1-5, ayat Alquran yang pertama kali diturunkan.

Surat Al-Alaq ayat 1-5 juga menjadi penanda diangkatnya Muhammad sebagai nabi dan rasul.

Setelah ayat ini, Alquran turun secara bertahap. Total, Alquran turun selama kurang lebih 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Setiap ayat diturunkan menyesuaikan dengan problematika sosial, krisis moral, keagamaan, kisah-kisah para Nabi terdahulu hingga hikmah yang terjadi di masa nabi.

Ayat terakhir yang diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Rasulullah adalah surat Al-Maidah ayat 3. Ayat ini turun sesudah waktu Ashar pada hari Jumat di Padang Arafah saat musim haji terakhir.

Setelah ayat ini turun, Rasulullah pergi dari Makkah ke Madinah untuk mengumpulkan para sahabat. Rasulullah memberikan kabar bahagia bahwa agama Islam telah sempurna dengan turunnya Alquran.

Peristiwa dan sejarah turunnya Alquran itu kini diperingati sebagai malam nuzulul quran. Malam nuzulul quran adalah malam yang penuh keberkahan. Allah SWT akan melipat gandakan pahala umat Islam yang beribadah di malam ini.

Nuzulul Qur'an juga berkaitan dengan malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh kemuliaan di bulan Ramadhan.

Pada malam turunnya Alquran, para malaikat juga turun ke bumi untuk memberikan doa kepada setiap orang yang beribadah.

Untuk mendapatkan keutamaan ini, Umat Islam dapat memperbanyak ibadah dengan beri'tikaf di masjid, tadarus Alquran, memperbanyak zikir, memperbanyak sedekah, salat tarawih dan witir hingga tahajud serta memperbaiki sikap dan perbuatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00