Kisah Nabi Ibrahim, Tidak Mempan Dibakar

Doc Istimewa .jpg

KBRN, Jakarta: Nabi Ibrahim adalah nabi yang diutus oleh Allah untuk berdakwah kepada kaum Kaldan. 

Kaum ini dikenal dengan penyembah berhala dengan rajanya yang angkuh, Raja Namrud.

Dikisahkan pada suatu malam, di negeri Babilonia, Raja Namrud bermimpi ada seorang anak laki-laki yang masuk ke kamar istirahatnya. 

Anak itu mendekatinya lalu mendekatkan tangannya kepada Raja Namrud untuk melepaskan mahkota yang ia kenakan.

Raja Namrud tidak bisa berbuat apa-apa. Anak kecil itu lalu membanting mahkota Raja Namrud hingga hancur berkeping-keping. Seketika ia terbangun dengan penuh keringat dingin.

Baca Juga: Kisah Panglima Perang, Usamah bin Zaid

Keesokan harinya, ia mengumpukan semua peramal untuk menjelaskan maksud mimpi yang dialaminya. Salah seorang peramal mengatakan bahwa mimpi yang dialaminya adalah pertanda besar untuk kehancurannya.

Peramal itu mengatakan, akan lahir anak laki-laki yang kelak akan melenyapkan seluruh kekuasaan Raja Namrud.

Raja Namrud memerintahkan untuk membunuh semua bayi laki-laki yang lahir di negeri itu. Para prajurit kerajaan mendatangi setiap ibu hamil.

Dikisahkan, salah seorang pembuat patung terbaik yang bernama Azar memiliki isteri yang tengah hamil besar. Karena ketakutan akan dibunuh oleh Raja Namrud, isteri Azar pun melarikan diri dari rumah.

Hingga lahirlah Nabi Ibrahim AS yang kelak saat dewasa menjadi jawaban atas mimpi kehancuran Raja Namrud.

Dikutip dari buku karangan Syeikh Said Abdul Azhim, Nabi Ibrahim AS tidak merasakan panasnya kobaran api yang menjilat-jilat saat ia dibakar oleh Raja Namrud. Api yang membakar tubuh Ibrahim AS seketika menjadi dingin. Itulah mukjizat yang diberikan Allah SWT kepadanya.

Nabi Ibrahim AS juga memiliki mukjizat diizinkan oleh Allah SWT untuk menghidupkan kembali burung yang sudah mati. Peristiwa ini diceritakan dalam QS Al-Baqarah ayat 260.

Diceritakan Nabi Ibrahim AS menghancurkan seluruh berhala yang ada di negeri itu. Termasuk berhala terbesar yang diagung-agungkan oleh Raja Namrud.

Atas kejadian tersebut, Raja Namrud memerintahkan untuk membakar nabi Ibrahim AS hidup-hidup. Namun, Allah SWT memberikan perlindungan melalui mukjizat-Nya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00