Kajian Dzuhur: Rendahnya Sebuah Dunia

Kajian Zuhur (foto:RRI)

KBRN, Jakarta: Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. H. M. Nurul Irfan, M.Ag. mengatakan bahwa dalam Islam, setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa memandang dunia bukan sebagai hal yang tinggi.

Karena menurutnya, makna dunia itu sendiri sebagai sesuatu yang dekat dan juga sesuatu yang rendah. Rendahnya dunia sendiri dijelaskan dalam salah satu hadist.

"Allah menjadikan semua apa yang keluar dari anak Adam setiap apa yang keluar dari manusia perempuaan rendahnya dunia," katanya dalam acara kajian Dzuhur bersama RRI, Senin (10/5/2021).

"Kita mesti melihat sesekali bahwa dunia rendah seperti apapun yang keluar dari kita. Kita tahu betul, jika yang keluar dari manusia semua menjijikan, dan karenanya rasullah menyebutkan sesekali kita mesti melihat dunia rendah seperti itu," tuturnya. 

Nantinya, kata dia, ketika seseorang sudah melihat dunia rendah, maka ia akan menjadi muslim atau mu'min yang ideal. Hal itu dikarenakan ketika ada hal yang terlewat dari dunia manusia tidak akan sedih.

"Kita percaya (manusia, red) masih punya sandaran yakni Allah SWT dan karenanya sesekali kita masih harus merenung tentang rendahnya dunia," tuturnya kembali.  

"Maka dari itu, kita harus melihat dunia ini dengan rendah. Tetapi juga tidak boleh melupakan dunia semata-mata karena dunia kenyataannya juga adalah akhirat," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00