Iman dan Imun Sebagai Benteng Ramadan 

Asrorun Ni

KBRN, Jakarta: Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asrorun Ni'am, mengatakan Iman dan Imun jadi benteng dari wabah Covid-19 dengan Ramadan yang sempurna. 

"Salah satu Alqimitkul puasa adalah membentuk pribadi muhtakin yakni pribadi yang meneguhkan kesempurnaan keimanan kita," tutur Asrorun Ni'am dalam program Kajian Dzuhur bersama RRI, Kamis (29/4/2021).

Menurutnya, pada saat yang sama puasa memiliki hikmah kesehatan, seperti dijelaskan di dalam hadist Nabi Muhammad SAW yakni "Puasalah kalian niscaya akan melahirkan kesehatan".

"Terdapat dua dimensi di dalam aktifitas puasa yang lakukan yaitu dimensi ketaaatan kita kepada Allah SWT sebagai komitmen panggilan keimanan kita dan hanya orang-orang yang beriman ynag melakukan aktifitas puasa, makanya ibadah puasa itu merupakan hal yang sangat personal karena hanya kita dengan allah SWT yang tahu, tidak menerima ria atau karena hanya ingin dipuji dari orang lain karena itu puncak keimanan," jelasnya.

Tetapi, lanjutnya, pada saat yang sama ada manfaat kesehatan dalam situasi Covid-19. Maka dua kondisi tersebut dinilai memiliki kontribusi di dalam mencegah penularan covid-19.

"Kita menerima (Musibah) tetapi pada saat yang sama kita berikhtiar untuk mencegah dan menanggulanginya, kita tidak boleh terlena kemudian menjerumuskan diri kepada kebinasaan," 

"Dan pada saat yang sama puasa memberikan kekuatan kesehatan dan imunitas tubuh kita dan kondisi imunnya tubuh akibat berpuasa bisa menjadi benteng dari penularan Covid-19," tambahnya.

Maka itu, ia mengajak umat muslim agar menyempurnakan ibadah Ramadan dengan puasa sesuai dengan rukun dan juga syaratnya. Dan pastikan sesuai dengan petunjuk Rasullah SAW yakni dengan menyegerakan berbuka dengan yang manis yaitu kurma, kemudian makan secukupnya, sahur sebelum kita melaksanakan puasa.

Kemudian mengonsumsi makanan yang bergizi secukupnya sesuai dengan petunjuk Rasullah SAW yakni: 

"Umatku tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang."

"Itu adalah anjuran Rasullah SAW yang memiliki dimensi kesehatan dan menjadi faktor imunnya tubuh kita," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00