Jelang Dies Natalis, BEM Unwiku Gelar Tabur Bunga di TMP Tanjung Nirwana

KBRN, Purwokerto: Menjelang Dies Natalis Universitas Wijaya Kusuma (Unwiku) Purwokerto ke – 41 yang jatuh pada 17 Juni mendatang, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) melakukan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung Nirwana Purwokerto, Jumat (11/06/2021). 

Acara tabur bunga yang melibatkan LPPM, Ketua Yayasan dan perwakilan mahasiswa ini diawali dengan salam penghormatan dan pembacaan doa.

Tabur bunga dilakukan di beberapa makam para pahlawan yang salah satunya pendiri Unwiku  yaitu Kolonel Inf (Purn) Poedjadi Djaring Bandhajoeda.

Presiden BEM Unwiku Batis Reka Guliwan mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna berarti untuk dapat mengenang jasa pahlawan dan menumbuhkan semangat baru untuk tetap berkontribusi memajukan bangsa. Terutama Jasa Kolonel Inf (Purn) Poedjadi Djaring Bandhajoeda.

“Ini merupakan rangkaian dies natalis Universitas Wijaya Kusuma ke - 41, kegiatan ini untuk mengenang jasa para pahlawan, terutama jasa Kolonel Inf (Purn) Poedjadi Djaring Bandhajoeda pendiri Unwiku, sehingga kita semua bisa memetik semangat juang pahlawan-pahlawan yang telah mendahului gugur untuk bangsa dan negara," ujarnya Sabtu (12/6/2021).

Batis menambahkan selain untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, juga merupakan agenda rutin setiap tahunnya dan mengandung makna yang sangat dalam, agar mahasiswa dapat mengenal sosok pendiri Universitas Wijayakusuma Purwokerto, juga mengajak kepada seluruh Mahasiswa Unwiku untuk dapat meresapi dan merenungkan setiap perjuangan Kolonel Inf (Purn) Poedjadi Djaring Bandhajoeda yang telah mengharumkan bumi pertiwi demi perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, karena beliau adalah salah satu perwira TNI yang memimpin perlawanan kepada Belanda ketika masa penjajahan Belanda.

"Selain itu, kegiatan ziarah dan Tabur Bunga ini memiliki arti yang sangat penting, yaitu sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah mendarmabaktikan jiwa raganya kepada nusa dan bangsa. Juga sebagai bukti kebesaran bangsa Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa menghargai jasa para pahlawannya" tambahnya

Ketua Yayasan Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, Agung Pujatman yang juga putra kandung Kolonel Inf (Purn) Poedjadi Djaring Bandhajoeda mengajak mahasiswa agar tidak hanya cukup untuk mengenang tetapi juga mengenal lebih jauh jasa para pahlawan karena tanpa para pahlawan menurutnya semua tidak dapat menikmati kemerdekaan yang saat ini dirasakan. 

"Semoga kegiatan yang dilaksanakan dapat menginspirasi dan memberi semangat baru kepada mahasiswa untuk terus memberikan kontribusi positif untuk Unwiku, Bangsa dan Negara Indonesia," katanya.

Selama kegiatan berlangsung tetap menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan. (spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00