Media Sosial, Antara Berkah dan Bencana

KBRN, Purbalingga: Pengguna internet yang sebagian besar menggunakan  media sosial bisa jadi mengundang berkah atau bahkan bencana. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, R. Imam Wahyudi saat memberikan sambutan mewakili Bupati Purbalingga pada acara Road Show klinik Hukum yang diadakan stasiun TV lokal, Sabtu malam (7/12/2019) di Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Imam mengatakan, media sosial bisa menjadi dua hal yang berbeda tergantung maksud penggunanya. Media sosial bisa menjadi berkah jika penggunanya memanfaatkannya untuk hal positif sedangkan bisa berubah menjadi bencana jika penggunanya memanfaatkannya untuk sesuatu yang negatif.

"Media sosial bisa menjadi berkah atau bencana tergantung penggunanya," kata Imam.

Praktisi hukum sekaligus akademisi, Endang Yulianti yang menjadi salah satu narasumber menuturkan, media sosial merupakan sarana komunikasi merah dan cepat untuk terhubung dengan orang lain. Namun, jika media sosial digunakan untuk sesuatu yang merugikan orang lain hal itu bisa menyebabkan seseorang terjerembab kepada masalah hukum.

"Media sosial adalah alat yang murah untuk berkomunikasi dan terhubung dengan orang lain. Tapi jika medsos digunakan untuk merugikan orang lain hal itu bisa menjadi masalah hukum yang tidak ringan," ujarnya.

Narasumber lain, Budayawan Agus Sukoco menuturkan, media sosial bisa menjadi ajang silaturahmi terlebih bagi orang yang sudah lama tidak bertemu. Namun, hal itu juga bisa mengurangi kepuasan batin seseorang karena mudahnya proses silaturahmi yang tak rumit. "Bisa mendekatkan. Tapi justru bisa mengurangi kenikmatan batin saat berjumpa secara nyata karena teknologi memangkas kenikmatan berproses," tuturnya.

Acara tersebut diikuti banyak peserta dari berbagai macam unsur seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ormas yang ada di Purbalingga. (spj).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00