Antisipasi DBD, PSN di Kemangkon Digalakkan

KBRN, Purbalingga: Guna mengantisipasi meluasnya penyebaran virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), petugas dari Puskesmas Kemangkon bersama Camat Kemangkon Kustinah, S.STP., M.Si., Danramil 06/Kemangkon Kapten Arm Mindoko, Polsek Kemangkon dan kader kesehatan Desa Jetis   melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah Kadus 3 Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jumat, (28/1/2022).

Sebanyak 85 rumah warga di Kadus tersebut, menjadi sasaran petugas dan kader kesehatan yang disebar menjadi beberapa kelompok kecil untuk diperiksa bak penampungan air dan  setiap sudut tempat yang kemungkinan terdapat barang yang dapat dijadikan sarang nyamuk untuk bertelur.

Menurut Camat Kemangkon Kustinah, S.STP., M.Si., kewaspadaan memang perlu ditingkatkan karena kemungkinan perkembangbiakan nyamuk akan meningkat terutama di musim penghujan seperti saat ini dimana biasanya sering menyebabkan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah Dengue (DBD).

"Dari 85 rumah yang kita cek, hanya 10 rumah yang kita temukan ada jentik-jentik nyamuk yang berada di sekitar rumah," katanya menjelaskan.

"Hujan saat ini masih kerap turun, perlu diwaspadai juga  barang disekitar rumah yang dapat memunculkan genangan air sehingga dapat  menjadi sarang nyamuk untuk bertelur," tegas Camat.

Ditempat yang sama, Danramil 06/Kemangkon Kapten Arm Mindoko usai kegiatan saat dikonfirmasi menuturkan jika pencegahan DBD yang paling baik menurutnya adalah dengan PSN.

"Dengan PSN kita bisa mencegah jentik nyamuk berkembang menjadi nyamuk dengan memutus mata rantai perkembangbiakannya," katanya.

Danramil juga menambahkan jika pihaknya melalui Babinsa akan terus mengkampanyekan hal ini kepada masyarakat di masing-masing wilayah binaan Babinsanya.

"Melalui babinsa di wilayah  kita akan terus imbau warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari ancaman DBD," tegasnya.(SF)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar