Ini Pecandu Narkoba, Yang Pertaman di Tahun 2022 Masuk Rehab

KBRN, Purbalingga:  W sudah 8 tahun, semenjak SMA, menjadi pecandu narkoba dan obat-obatan Aphrazolamm dan sejensinya

Ketua DPC GRANAT Purbalingaa, Setiyo haryono bersama dewan Penasehat DR. Endang Yulianti, SH.MH dan Kyai Anwar Priyanto, mendampingi pasien inisial W (22 Tahun) dan orangtuanya datang ke BNNK Purbalingga untuk konseling.

Pada kesempatan tersebut W mendapatkan layanan Assesment dari Seksi Rehab BNNK Purbalingga.

"Kurang lebih selama 1 jam di Klinik rehab BNNK Purbalingga, W disarankan Untuk melakukan detoksifikasi (pembersihan), baik melalui lembaga resmi yang direkomendasikan oleh BNNK Purbalingga maupun lewat terapi di Pondok Kalimosodo dibawah bimbingan Kyai Anwar Priyanto," katanya.

BNNK Purbalingga siap membantu rehab Korban W sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada, dan saya ucapkan terimakasih kepda GRANAT purbalingga yang telah membantu dalam mengatasi penyalahgunaan Narkoba.

Pengasuh Pondok Rehabilitasi “Kalimosodo” Kejobong Purbalingga, Kyai Anwar Priyanto yang sekaligus Penasihat DPC GRANAT Purbalingga, menyatakan bahwa Pondok Rehab “Kalimosodo” ini didirikan dengan tujuan membantu para korban pengguna narkoba.

Mereka (para Korban) bisa menjalani kehidupan normal seperti warga masyarakat pada umumnya.

Untuk  operasional Pondom rehab Kalimosodo ini dibiayai mandiri oleh Yayasan Pendidikan Islam Darussalam dan DPC GRANAT Purbalingga.

"Bisa berhenti dari konsumsi narkoba dan menjadi manusia yang seutuhnya merupakan tujuan dari pendirian Pondok rehab ini. Para pasien rehab di pondok Kalimosodo ini," jelasnya.

Rencananya selain mendapatkan layanan rehab (therapy fisik dan ruhani) juga akan mendapatkan pelatihan pengingkatan Lifeskill (ketrampilan kerja), sehingga pasca sembuh mereka mampu berkarya dan berguna bagin dirinya dan masyarakat.(spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar