Cegah Mafia Tanah , Kejaksaan Negeri Purbalingga Bentuk Tim Mafia Tanah

KBRN, Purbalingga  : Beberapa upaya pencegahan dilakukan Jajaran Kejaksaan negeri kabupaten Purbalingga  untuk menekan sengketa dan kasus  tanah  di Purbalingga . Kasi Intelijen Kejari Purbalingga Bambang Wahyu Wardhana, SH  menyebut, di Kejari Purbalingga sudah dibentuk Tim mafia tanah  yang tugasnya  melakukan upaya preventif salahs atunya melalui media. Hal itu diungkapkan Bambang Wahyu Wardhana, SH dalam Dialog Jaksa menyapa Kamis (20/1/2022) di RRI Purwokerto .

Tim ini kata Bambang siap menerima aduan masyarakat .

“ warga masyarakat yang jadi korban bisa melaporkan ke tim.Misal ada indikasi perbuatan mengarah ke melawan hokum atau tindak pidana lain terkait  tanah.Bisa memalsukan surat atau menggunakan surat tanah tanpa ijin dan banyak lagi.”ungkapnya

Menurut Kasi intel  Bambang   pula, pihaknya memiliki SOP seperti apa penanganannya .Masyarakat dihimbau juga perlu teliti saat mengurus  tanah misalnya mengecek ke petugas  soal keaslian surat tanah.

“apakah yang dilakukan oleh oknum yang menawarkan anah itu wajar atau tidak, kemudian keaslian surat surat itu perlu lebih dahulu dicek keakuratannya “ imbuhnya .

Menjawab pertasnyaan RRI kasus mafia tanah di Purbalingga, Jaksa fungsional Fahmi Idris, SH   mengungkapkan, hingga saat ini  belum ada, baru di wilayahnya  .

“ hanya terakhir kasus penebangan pohon milik tanah Perhutani diklaim oknum sebagai tanah milik seseorang .  Kemudian juga persaingan pejabat pembuat akta tanah. Ini yang perlu kehati hatian. “ tuturnya

Fahmi Idrsi , SH  mengungkapkan, jika pihaknya menemukan ada pemalsuan sertifikat tanah tetap diusut meski tidak ada kerugian Negara .

Kejari  Purbalingga  juga sudah membuka nomor  aduan hot line  untuk menerima aduan soal apa saja termasuk soal tanah di nomor  081386127347 .

“mafia tanah tidak semua bersinggungan dengan korupsi.Jadi butuh koordinasi jika membeli tanah. Tanyakan dulu ke pihak pemerintah desa, kemudian ke kantor Badan Pertanahan “ imbuhnya .

(IND )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar