Habis Divaksin Warga di Desa Pekuncen Dapat Hadiah Bibit Tanaman Tabebuya

KBRN, Purbalingga: Sebanyak 1000 bibit tanaman Tabebuya disiapkan Pemerintah Desa Pekuncen, Kecamatan Bobotsari untuk diberikan kepada warga yang partisipasi dalam vaksinasi Senin (6/12/2021) di Balai Desa Pekuncen. Tabebuya merupakan tanaman yang berbunga indah menyerupai bunga Sakura di Jepang sebagai penghias halaman rumah warga.

Kepala Desa Pekuncen Suyatno mengatakan hadiah bibit tanaman Tabebuya untuk masyarakat ini dalam rangka meningkatkan antusiasme masyarakat untuk partisipasi vaksinasi. “Tadinya kami mengusulkan bibit tanaman buah-buahan kepada DLH Kabupaten sayangnya tidak tersedia, kemudian kami menghubungi DLH Provinsi Jawa Tengah adanya tanaman bunga Tabebuya ini. Namun setelah kami ditunjukkan gambar pohonnya ketika berbunga rupa-rupanya masyarakat antusias,” katanya di sela kegiatan vaksinasi.

Ia berharap tanaman bunga tersebut bisa ditanam di halaman rumah atau tepian jalan. Dengan banyaknya tanaman bunga Tabebuya ini diharapkan dapat memperindah suasana desa dan menjadi ciri khas Desa Pekuncen.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM mengapresiasi kegiatan vaksinasi di Desa Pekuncen yang diinisiasi Pemerintah Desa Pekuncen bersama Forum Masyarakat Peduli Desa Pekuncen (FMPDP) ini. Seperti yang diketahui, hingga Senin (6/12) cakupan vaksinasi di Kecamatan Bobotsari sudah mencapai 70%.

“Tentunya program vaksinasi ini akan terus kita dorong, karena Alhamdulillah cakupan vaksinasi di Kabupaten Purbalingga sudah 67%, sedangkan cakupan untuk lansia sudah 55%,” ungkapnya di sela monitoring vaksinasi di Balai Desa Pekuncen.

Ia menambahkan momentum Hari Jadi Kabupaten Purbalingga di bulan Desember, Pemkab Purbalingga sedang mengejar persyaratan-persyaratan untuk mendapatkan status PPKM Level 1. Yakni pemenuhan syarat cakupan vaksinasi mencapai 70% dan vaksinasi lansia 60%.

“Kita sebentar lagi inshaallah nanti sampai dengan tanggal 8 Desember seluruh target ini bisa kita kejar. Sehingga di akhir tahun persayaratan Level 1 sudah kita penuhi dan kita menyongsong tahun 2022 dengan Purbalingga Sehat, yaitu Purbalingga Level 1,” katanya.(Gn/spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar