Unair Kerjasama Dengan University Of Liverpool, Pembuatan Matrial Tubuh Manusia

KBRN, London : Universitas Airlangga ( Unair) Surabaya, melakukan kerjasama dengan sejumlah universitas di United Kingdom ( UK),  dalam pengembangan riset dan teknologi. 

Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih mengatakan salah satu kerjasama yang telah disepakati yakni dalam hal bidang medis dan kedokteraan. Karena selama ini Unair memiliki keunggulan di bidang kedokteran, sehingga salah satu misi kerjasama dengan sejumlah universitas di UK bisa mengasilkan matrial kedokteran. 

Diantaranya pembuatan bagian tubuh tertentu dari matrial buatan, diantaranya tengkorak dan lain- lain. Komitmen kerjasama sama dalam bidang kesehatan dan kedokteraan, sudah di sepakati bersama dengan University Of  Liverpool. 

Nasih saat bertemu dengan RRI di Kedutaan Indonesia di London Selasa ( 24/9/2019) waktu setempat, juga menjelasakan kerjasama pembuatan matrial tubuh manusia ini, kemungkinan besar akan dilaksanakan di Indonesia. Dengan melibatkan peneliti dari kedua universitas. Selain itu pembiayaan akan dilakukan bersama, sehingga akan tercipta inovasi dalam bidang kesehatan dan kedokteraan yang lebih baik, untuk membantu manusia yang membutuhkan. 

Lanjut Nasih Unair, juga menjalin kerjasama dengan Liverpool John Moores University. Kesepakatan Kerjasama telah ditandatangani bersama dengan universitas tersebut, pada Senin (23/9/2019) waktu setempat.Kerjasama yang akan dilaksanakan, yakni  melakukan penelitian bersama, pertukaraan dosen dan  mahasiswa, serta kerjasama lainya. 

“ Tadi kita sepakat dengan University Of  Liverpool, bagaimana matrial kesehatan bisa diproduksi bersama. Melalui riset dan kemudian akan ada inovasi- inovasi, karena Unair sudah bisa mengantikan dengkul (lutut), dengan dengkul buatan. Kita juga sudah bisa membuat tengkorak buatan, semisal ada kecelakaan dan lain- lain. Bisa kembali pada posisi semula,”terang Nasih. 

Ditambahkan oleh Nasih, pihaknya  telah menjajaki kerjasama,  dengan berbagai lembaga internasional yang ada di UK.  Untuk membahas dan melakukan penelitian bersama terkait masalah dunia saat ini. Diantaranya teknologi energi terbarukan, dan perubahan iklim. 

Diharapkan dengan adannya berbagai kerjamasa ini, dapat mendukung visi Unair pada tahun 2020, masuk dalam rangking 500 besar, universitas terbaik dunia. (RA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00