FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Kebumen Zona Merah, Polisi Masih Temukan Warga Abai Tak Pakai Masker

KBRN, Kebumen: Status Kabupaten Kebumen masih zona merah Jawa Tengah dengan angka terkonfirmasi positif corona yang sangat tinggi. Bahkan angka pertambahan kasus masih mencapai puluhan hingga ratusan pasien positif baru setiap hari. 

"Hari ini kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kebumen bertambah 102 orang," ungkap Kabid Informasi Publik Satgas Covid-19 Kebumen Cokroaminoto melalui keterangan tertulis yang diterima RRI, Jumat (4/12/2020).

Lebih lanjut disampaikan Cokroaminoto, akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen tercatat  2.731  orang. Dari sejumlah kasus terkonfirmasi, terdapat pasien dirawat di fasilitas kesehatan sejumlah 231 orang, 640 pasien menjalani isolasi, dirujuk 5 pasien, meninggal dunia 75 pasien dan sembuh 1.730. 

Tingginya angka konfirmasi dan angka penularan, nyatanya belum meningkatkan kewaspadaan warga Kebumen terhadap Covid-19. Pada operasi Yustisi yang digelar Polsek Puring Kebumen, petugas masih mendapati banyak warga yang abai menerapkan protokol kesehatan 3M+1M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan).

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto, dalam kegiatan itu sedikitnya 7 warga yang merupakan pengunjung pasar Puring terjaring karena tidak mengenakan masker. 

"Laporan yang kami peroleh dari Polsek Puring, 5 warga diberikan sanksi teguran dan 2 warga diberikan sanksi sosial," jelas Iptu Sugiyanto, Jumat (4/12/2020)

Selain Polsek Puring, dalam waktu yang bersamaan, Operasi Yustisi juga digelar oleh Polsek Kuwarasan. Dalam operasi Yustisi ini, sedikit 8 warga terjaring dalam kesempatan ini.

Menurut Iptu Sugiyanto, sampai saat ini Polres Kebumen bersama Polsek-Polsek jajaran masih gencar melakukan Operasi Yustisi dengan  melibatkan Tiga Pilar Plus. Tiga pilar plus ini merupakan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI/Polri, DPRD/Parpol, plus tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Operasi ini untuk kepentingan bersama. Jika ada yang lupa tidak mengenakan kita ingatkan. Intinya agar semua tertib protokol kesehatan memutus penyebaran virus corona covid-19," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00