FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Angka Positif Covid-19 Naik Hingga 5 Kali Lipat, Vaksinasi di Kebumen Digencarkan

KBRN, Kebumen: Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar vaksinasi massal Covid-19 di pasar tradisional. Vaksinasi kembali gencar dilakukan di Kebumen lantaran angka kasus positif di Kebumen kini meningkat tajam hingga 5 kali lipat.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, pasar dipilih sebagai lokasi vaksinasi karena tempat ini menjadi wilayah yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Banyak orang berinteraksi satu dengan yang lain, sehingga rawan terjadi penyebaran Covid-19.

"Masyarakat perlu dilakukan pemahaman agar antusias mengikuti vaksin. Kita tahu hampir semua kabupaten kasus covid-nya naik. Di Kebumen sendiri naik 5 kali lipat. Yang biasanya satu hari 14 orang terkonfirmasi positif, sekarang naik jadi 50 orang tiap harinya," ujar Bupati.

Bupati menyampaikan hal tersebut saat meninjau vaksinasi pedagang pasar Karanganyar, bersama seluruh jajaran Forkompinda, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, serta didampingi Sekda Ahmad Ujang Sugiyono dan Kepala Dinas Kesehatan Budi Satrio, Selasa (15/6/2021).

Beberapa langkah pun akan dilakukan untuk mencegah angka peningkatan Covid-19, yakni menutup sementara tempat ibadah yang masuk zona merah dan orange, kemudian pembatasan jam malam sampai pukul 20.00 untuk alun-alun, swalayan cafe dan supermarket.

Lewat surat edaran, Bupati juga sudah melarang diadakan kegiatan yang bisa mengundang kerumunan khusus di zona merah dan orange. "Peta sebaran Covid-19, di Kebumen ada 16 kecamatan yang masuk zona merah dan orange, sedangkan 10 kecamatan lain masih zona hijau," jelas Bupati.

Bupati terus mengajak kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan, tidak abai. Bagi yang belum divaksin, jangan sampai ragu untuk divaksin. "Karena vaksin ini aman dan halal, dengan divaksin menandakan kita sayang dengan keluarga agar terlindungi dari virus corona ini," jelas Bupati.

Diketahui program vaksinasi untuk para pedagang pasar yang ada di Kebumen ditargetkan selesai pada Agustus 2021. Pemkab melalui Dinas Kesehatan menyediakan 1.000 vaksin untuk tiap pasar, atau sesuai kebutuhan. Vaksin yang digunakan berjenis Sinovac. Upaya pencegahan penularan juga dilakukan dengan membatasi aktivitas warga, serta menyediakan shelter untuk karantina dan isolasi mandiri. (FM)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00