Stok Darah Menipis, PMI gencarkan Donor Darah Sukarela

KBRN, SLAWI: Palang Merah Indonesia ( PMI)  Kabupaten Tegal terus mendorong kesadaraan masyarakat untuk donor darah "Terlebih saat ini, angka pendonor sukarela di Kabupaten Tegal masih minim, dikarenakan pandemi Covid-19.

Dengan kondisi seperti ini, sebagian besar pendonor masih takut mendonorkan darahnya, apalagi dibarengi dengan naik turunnya kasus terkonfirmasi covid -19 di Kabupaten Tegal. 

Kepala Unit Donor Darah ( UDD) PMI Kabupaten Tegal, dr. Vega Hapsari melalui Petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela Debby Natalhia ,mengatakan sejak bulan Awal bulan Juni stok darah di UDD Palang Merah Indonesia menipis, sedangkan permintaan dari rumah sakit juga cukup banyak.

" Sehingga pihaknya mengajak masyarakat di Kabupaten Tegal, untuk melakukan donor darah sukarela, dan peduli untuk sesama dengan ikut donor darah di PMI Kabupaten Tegal."

Debby juga menyatakan dalam kegiatan Hari Donor Darah Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 14 Juni, para pendonor juga masih takut mendonorkan darahnya, padahal bagi setiap pendonor yang ikut berpartisipasi mendapatkan souvenir berupa kouta internet," pungkasnya. 

" Diharapkan dengan menipisnya stok darah di semua golongan baik A, B, O maupun AB, masyarakat tetap aktif mendonorkan darahnya, jangan takut , dan petugas di UDD PMI juga selalu selektif dalam pemeriksaan setiap pendonor, dengan demikian kondisi darah yang didapat dari pendonor benar benar sehat."

Sementara itu Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal Sunarto saat ditemui RRI diruang kerjanya Selasa (15/6/2021) menegaskan, partisipasi masyarakat terutama pendonor darah sukarela tetap peduli dengan menipisnya stok darah di UDD PMI, Sehingga peran aktif pendonor darah bisa menstabilkan lagi persediaan darah, dan jangan takut mendonorkan darah walaupun adanya pandemi Covid-19," ujarnya. ( AR)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00