200 Pedagang Pasar Tradisional Trayeman, Jalani Suntikan Vaksin Covid-19

KBRN,. SLAWI: Pedagang pasar tradisional Trayeman Slawi, Kabupaten Tegal jalani program vaksinasi Covid-19 di tempat parkir pasar setempat, Jumat (11/6/2021).

Mereka berharap vaksinasi ini bisa membuat aktivitas jual beli di pasar semakin aman dan terhindar dari risiko penularan Covid-19.

Dalam pantauan RRI dilapangan, pedagang pasar yang mengikuti program vaksin ini sebagian besar dijemput oleh Forkompinda,  dengan mendatangi pedagang yang masih jualan dilapak lapak dagangannya.

Tidak hanya pedagang berusia muda saja yang divaksinasi, tetapi pedagang yang lanjut usia juga terlihat datang ketempat pelaksanaan vaksinasi untuk jalani suntikan vaksin.

"Seperti Marta (35) warga perumahan kudaile Slawi, yang sengaja ikut vaksinasi Covid-19,  mengatakan sangat lega setelah disuntik vaksin Covid-19, Dia mengaku tidak takut saat akan disuntik."Tidak sakit. Setelah disuntik lega. Dengan disuntik vaksin ini, saya lebih nyaman saat berada di pasar tradisional Trayeman Slawi, Karena setiap hari dirinya selalu berada dipasar tradisional trayeman Slawi."

Wakil Bupati Sabillilah Ardie mengatakan, dalam vaksinasi Covid-19 ini, sasaran pedagang pasar tradisional trayeman dan juga masyarakat yang ada disekitar Pasar, dengan target 200 pedagang," pungkas Ardie. 

Sabillilah Ardie yang didampingi Dandim 0712 Tegal, Letkol Inf.Sutan Pandopatan Siregar dan Wakapolres Tegal Kompol Didi Dewantoro serta Kepala Dinas Perdagangan, UKM dan Koperasi,Dra.Suspriyanti menyatakan untuk saat ini vaksinasi Covid-19 di khususkan untuk pedagang, sedang dibeberapa kecamatan juga ada vaksinasi bagi lansia yang dilaksanakan disetiap Desa," pungkas Wabup Tegal. 

" Dan Diharapkan pedagang yang sudah di vaksin, setidaknya imun tubuhnya semakin kuat, disamping mematuhi protokol kesehatan." 

Sementara itu Dandim 0712 Tegal Letkol Inf.Sutan Pandapotan Siregar juga menegaskan, dengan status zona merah Covid-19 , masyarakat harus mematuhi prosedur protokol kesehatan, terutama 5 M," ujarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00