Tim SAR Gabungan Evakuasi Revan, Bocah Terseret Arus Sungai Cacaban

KBRN,  SLAWI - Revan Dika Pratama, bocah 8 tahun  warga, Dukuh Karangmaja Rt. 1/5,Desa Tanjungharja Kramat Kabupaten Tegal,  yang  terseret arus sungai Cacaban, pada Rabu (28/4/2021) kemarin sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

Korban ditemukan pada keesokan hari nya Kamis (29/4/2021) pukul 09.28 WIB dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian terseret arus sungai  oleh tim sar  gabungan dan warga sekitar.

Kordinator Lapangan pencarian korban terseret arus sungai Cacaban, Rindang Kristyawan dari Basarnas Semarang mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

Selanjutnya korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan, tempat pemakaman umum Dukuh Karangmaja, Tanjungharja. 

"Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat dievakuasi korban tersamgkut pada  ranting bambu , dan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru," ungkap Rindang Kristyawan saat ditemui RRI di lokasi pencarian. 

Rindang Kristyawan juga menyatakan, dengan ditemukannya korban terseret arus sungai Cacaban, untuk Operasi SAR Gabungan dinyatakan ditutup,  dan seluruh personil yang terlibat Ops SAR dikembalikan ke organisasinya masing masing,"pungkasnya. 

"Adapun tim gabungan yang melakukan pencarian sejak Rabu kemarin mulai dari TNI AL, Polair, Koramil, Polsek, Basarnas, BPBD, PMI, Ubaloka, Galawi yg Rescue, Rapi, KOKAM, Banser, dan masyarakat sekitar."

Sementara itu Kepala Desa Tanjungharja Kramat, Sadudin mengucapkan terima kasih kepada semua personil Tim SAR Gabungan, yang telah melakukan pencarian dan evakuasi  warganya yang terseret arus sungai, sehingga korban bisa ditemukan,  walaupun dengan kondisi meninggal dunia." ujarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00