Guru Penggerak Dituntut Inovatif

KBRN, Cilacap : Banyak sekolah yang visinya belum berpihak sepenuhnya kepada siswa, sehingga pembelajaran kurang berdampak pada mereka. Hal itu diungkapkan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Pendidikan Guru Penggerak Kemdikbud Kasiman dalam kunjungannya meninjau pelaksanaan Lokakarya 3 Pendidikan Guru Penggerak yang dilaksanakan secara luring menerapkan protokol kesehatan ketat, sabtu (20/2/2021) di Kabupaten Cilacap.

Karenanya, Kasiman meminta sekolah harus berusaha meninjau kembali visinya dan menjadikan murid sebagai orientasinya. “Pada lokakarya ini para Calon Guru Penggerak, Kepala Sekolah dan juga perwakilan Pengawas Sekolah diajak menggali bagaimana mimpi siswa dan juga ekosistem sekolah agar visi sekolah berdampak pada siswa. Ini penting, karena visi sekolah adalah kiblat sebuah sekolah akan dibawa kemana” jelasnya.

Melalui Program Pendidikan Guru Penggerak ini, Kasiman berharap muncul ide-ide inovatif dari para Calon Guru Penggerak, untuk mewujudkan transformasi pendidikan kea rah yang lebih baik. 

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Cilacap Sarwadi yang mengikuti kegiatan lokakarya sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya konsep Guru Penggerak sangat ideal untuk membuat transformasi pendidikan. 

“Dalam program ini peserta dituntut untuk melakukan aksi nyata yang bervariasi. Dalam lokakarya seperti hari ini kita juga dituntut untuk berfikir, tidak hanya mendengarkan pemateri sebagaimana pelatihan biasanya. Ini program yang sangat luar biasa dari Kemdikbud” ujar Sarwadi.

Selain ditinaju langsung oleh Kemdikbud dalam pelaksanaan lokakarya kemarin dalam rangka memastikan keberlangsungan program dan penerapan protokol kesehatannya, Kemdikbud melalui tim medianya juga pada hari yang sama meliput salah satu Calon Guru Penggerak dari SMPN 6 Cilacap.

Di sekolah ini terdapat  Isnaeni Sumiarsih yang melakukan inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan tik tok. “Kemdikbud sangat apresiatif terhadap inovasi yang dilakukan oleh para calon Guru Penggerak” ujar Isnaeni. (HP)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00