Pendidikan Guru Penggerak Kembali Bergulir, Pendamping Diberi Penyegaran

KBRN,  Cilacap : Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) kemabali dijalankan setelah selama satu bulan rehat. Untuk memulai kembali, P4TK Matematika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) selaku penyelenggara 

PGP di Banyumas Raya menyelenggarakan Penyegaran Pendamping Guru Penggerak. Puluhan Pendamping Guru Penggerak dari Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Selasa-Kamis (2-4/2/2021) mengikuti kegiatan dengan moda daring dengan platform zoom meeting.

Untuk mencegah penularan Covid 19 dan mendukung Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Jawa Bali yang baru akan berakhir 8 Februari mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dilatih kembali melakukan simulasi pendampingan dan lokakarya Guru Penggerak berdasarkan buku panduan yang tersedia. Selain menyegarkan kembali materi dalam buku panduan, para peserta juga diajak melaksanakan alternatif simulasi ketika kegiatan PGP dilaksanakan secara daring kedepannya.

Salah satu pemateri dari Widyaiswara LPMP Jawa Tengah Maulida Harjanti mengungkapkan kegiatan ini sangat penting bagi para pendamping agar tensi kegiatan kembali seperti awal.

“Para Pendamping kita segarkan kembali ingatannya tentang proses pendampingan dan juga kita ajak untuk mencari alternatif andai kegiatan dilaksanakan secara daring.” jelas Maulida.

Salah satu Pendamping Guru Penggerak Aris Sriyanto berharap pandemi ini segera berakhir, agar PGP dapat dijalankan secara luring. Ia merasa banyak hambatan ketika kegiatan dilaksanakan secara daring.

“Jaringan internet di pinggiran Kota Cilacap banyak yang tidak terjangkau dengan baik oleh internet. Kita berharap pandemi dapat segera berakhir. Namun jika belum, tentu mau bagaimana lagi, kita utamakan keselamatan. Kita akan cari moda daring yang paling memungkinkan untuk diakses para Guru Penggerak. Harapannya Kemdikbud bisa memahami situasi di lapangan” harap Aris. (HP). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00