Sekda Farid Ma’ruf Terpilih Menjadi Ketua PMI Cilacap Periode 2021-2026

KBRN, Cilacap : Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma'ruf terpilih menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) masa bakti 2021-2026.

Terpilihnya Sekda Cilacap sebagai Ketua PMI Kabupaten Cilacap ditetapkan pada acara Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) PMI Kabupaten Cilacap yang dilaksanakan pada Rabu (27/1/2021).

Muskablub dilaksanakan lebih cepat sebelum masa bakti kepengurusan 2017 - 2022 berakhir dikarenakan Ketua sebelumnya, Bambang Toedjiono, mengundurkan diri dengan alasan kesehatan per 1 Desember 2020.

Ketua PMI Cilacap Farid Ma'ruf mengatakan kedepan akan melakukan konsolodiasi organisai agar lebih kuat. Selain itu akan terus mendekatkan dengan masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik.

“Kalau ada bencana dan non bencana  saya harapkan PMI menjadi pertama melayani masyarakat,” ujarnya.

PMI juga berkomitmen ikut membantu dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap. Terutama Unit Doroh Darah (UDD) untuk kebutuhan plasma konvalesen sebagai terapi tambahan bagi para pasien Covid-19.

“UDD juga akan dilengkapi dengan alat yang dibutuhkan, untuk itu Kami meminta PMI Jawa Tengah untuk memfasilitasi agar kebutuhan UDD terpenuhi,” katanya.

Sampai saat ini sudah ada sekitar 40 penyintas Covid-19 yang telah mendonorkan plasma darahnya, bagi pasien Covid-19.

Acara Muskablub dibuka oleh Bapak dr. H. Imam Triyanto, MPH selaku Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah, Pengurus PMI Kabupaten Cilacap, Pengurus PMI 24 Kecamatan se-Kabupaten Cilacap serta perwakilan relawan PMI Kabupaten Cilacap.

Dalam kegiatan tersebut PMI Kabupaten Cilacap juga memberikan bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. Bantuan yang berasal dari masyarakat dan dihimpun melalui PMI ini terkumpul sebesar Rp15 juta.

Bantuan diserahkan melalui Ketua PMI Cilacap Farid Ma'ruf kepada Ketua PMI Jawa Tengah dr Imam Triyanto.  (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00