Panas Terik Masih Berpotensi Terjadi Seminggu Kedepan

KBRN, Cilacap : Beberapa hari ini cuaca di Cilacap terasa begitu panas, suhu maksimum tercatat mencapai 33 derajad celcius disiang hari. Menjadikan matahari terasa begitu terik, padahal saat ini masih memasuki musim penghujan.

Prakirawan cuaca di Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan jika hal ini sisebabkan karena adanya gangguan pola angin, serta pola Madden Julian Oscilaltion (MJO) pada fase 6. 

Gangguan pola angin, kata dia berada di sebelah Barat Sumatera dan Kalimantan, menyebabkan angin baratan yang berhembus dari Benua Asia menuju ke Benua Australia akan terganggu. Mengakibatkan massa udara, atau angin yang membawa uap air cenderung menuju ke gangguan pola angin tersebut. Sehingga di wilayah Jawa massa udara dan kandungan uap air berkurang.

Sedangkan karena adanya pola MJO pada fase 6 ini, diartikan bahwa di Indonesia bagian Barat cenderung kering, akan tetapi di Samudera Pasifik kecenderungan hujan.

“Jadi ada dua penyebab, gangguan pola angin, dan pola MJO fase 6, menyebabkan di wilayah Jawa pada umumnya, saat ini cenderung cerah dan intensitas hujan berkurang,” katanya, Jumat (17/1/2020).

Untuk Cilacap sendiri, menurutnya suhu udara yang terpantau maksimum mencapai 33 derajad, keadaan ini termasuk normal. Meskipun demikian, masih ada gerimis yang terjadi di malam hari, dengan kategori hujan ringan, atau 0,55 mm.

Kecenderungan ini, kata dia masih akan berlangsung sekitar satu minggu kedepan. Akan tetapi, masyarakat perlu mewaspadai terutama di Jawa bagian tengah, akan adanya kondisi  cuaca ektrim, yang diakibatkan pengaruh lokal. 

“Biasanya pada saat pagi sampai siang kondisi panas terik, lalu pada saat sore menjelang malam hari biasanya muncul  awan Cumulonimbus yang bisa berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Terutama di wilayah tengah Jawa Tengah, tapi untuk Jawa bagian selatan, dan daerah pesisir kecenderungan kondisi saat ini cerah,” ujarnya. 

Warga Cilacap, Unggul mengatakan jika cuaca sangat panas beberapa hari ini. Sehingga, ketika bepergian, dia pun menggunakan perlengkapan yang menutuo tubuhnya. “Biasanya kan Januari masih hujan, ini malah panas banget, kalau keluar jadi harus menggunakan jaket, topi biar terhindar dari sengatan mataahari,” katanya. (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00