HNSI Cilacap Minta Nelayan Waspada Cuaca Buruk saat Melaut

Ratusan perahu nelayan di Pantai Teluk Penyu, nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk, Senin (27/6/2022)/Renny Tania

KBRN, CIlacap : Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap Sarjono mengingatkan para nelayan untuk waspada saat melaut.

Dikarenakan mulai ada angin timuran, dimana angin kencang hingga gelombang tinggi yang terjadi di perairan selatan.

“Terutama kapal-kapal kecil nelayan, dan kapal lainnya harus waspada jika melaut, karena cuaca sedang buruk,” ujar Sarjono.

Hal ini lakukan agar tidak ada korban jiwa terutama nelayan yang tenggelam saat sedang melaut. Pasalnya beberapa saat lalu, ada kapal dengan ukuran 21 GT terbalik yang disebabkan selain karena mesin mati, juga akibat gelombag tinggi.

Sarjono menyampaikan jika selama ini selalu mendapatkan update informasi cuaca dari BMKG Cilacap. Akan tetapi, selama ini informasi yang diberikan kurang spesifik. Terutama terkait dengan titik gelombang tinggi.

“Selama ini hanya memberikan informasi misalnya ada gelombang tinggi di perairan selatan Cilacap dan seterusnya, tapi tidak dijelaskan di titik mana. Harapannya kedepan bisa lebih detail lagi untuk menyampaikan informasi. Kami sekarang menggunakan Windy yang lebih tepat ,” ujarnya.  

Sementara itu, BMKG Tunggul Wulung Cilacap merilis cuaca tiga hai kedepan di perairan Samudera Hindia selayan Jawa tengah DIY, berpotensi hujan ringan hingga sedang. Dengan angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 2-23 knot.  Tinggi gelombang laut diperkirakan antara 1-4 meter. (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar