Kapal Pencari Ikan Cakalang Terbalik di Perairan Nusakambangan, 10 ABK Dievakuasi

Ilustrasi kapal nelayan di Dermaga 3 PPC/Renny Tania

KBRN, Cilacap : Sebuah kapal dengan ukuran 21 GT terbalik di perairan Pasir Putih Karang Bolong, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/6/2022).

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap Sarjono mengatakan jika kapal tersebut direncanakan akan masuk ke Pelabuhan Perikanan Cilacap (PPC). Namun ada salah satu pemilik kapal yang melaporkan jika ada dua kapal yang mengalami masalah.

“Pada Kamis sekitar pukul 20.00 WIB malam, ada angin kencang dan hujan deras, cuaca juga gelap, tiba-tiba ada pemilik kapal yang melaporkan jika ada 2 kapal, yang satu terdampar dan satu terbalik, di sekitar perairan Nusakambangan,” ujarnya, Jumat (24/6/2022).

Diduga karena mesin mati, dan dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan kapal tersebut terbalik.

“Mungkin karena gelap, atau kendala di mesin, kan kapal itu hanyut, karena hanyut lalu kandas, setelah kandas kapalnya miring, lalu dipukul gelombang besar lalu terbalik,” ujarnya

Dengan segera HNSI melaporkan kepada Polairud dan Tim SAR untuk melakukan evakuasi. Namun akhirnya sebanyak 10 anak buah kapal yang ada di dalam kapal tersebut, berhasil dievakuasi oleh relawan nelayan PPC.

Sarjono mengatakan jika dua kapal tersebut satu rombongan. Satu kapal terbalik, dan satu kapal yang sebelumnya terdampar akhirnya bisa masuk ke Dermaga Batre, Sentolo Kawat yang posisinya lebih dekat.

“Karena emergency kapal lainnya masuk ke dermaga Batre, karena malam itu tidak memungkinkan masuk ke Pelabuhan PPC, karena dipintu masuk gelombang terlalu tinggi,” ujarnya.

Sementara itu kapal yang terbalik terbalik di perairan Pantai Karang Bolong Nusakambangan, Hingga jumat siang belum bisa dievakuasi, karena cuaca dan gelombang yang masih tinggi.

Sarjono meminta nelayan kecil dan juga nelayan kapal besar tetap waspada dengan cuaca saat ini, yang mulai masuk angin timur. (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar