Mitigasi Bencana, 3000 Cemara Laut Ditanam di Pesisir Pantai Selatan Cilacap

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menanam cemara di Pantai Tegalkamulyan, Jumat (21/1/2022)
Warga Tegalkamulyan ikut dilibatkan dalam penanaman cemara laut di Pantai Tegalkamulyan, Jumat (21/1/2022)

KBRN, Cilacap : Sebagai upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir,  sebanyak 3000 bibit cemara laut di tanam di sepanjang pantai Cilacap khususnya di Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Jumat (21/1/2022).

Seperti diketahui wilayah Cilacap berpotensi terjadi bencana alam tsunami dan abrasi.  Hingga saat ini BPBD Kabupaten Cilacap menyatakan jika dari sepanjang 105 km garis pantai Cilacap, 75 persen sudah ditanami cemara laut.

Penanaman kali ini melibatkan berbagai elemen mulai Pemkab Cilacap, Forkopimda, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap dan juga warga sekitar.

Pjs GM PT KPI RU IV Cilacap Didik Subagyo mengatakan jika penanaman yang dilakukan bertepatan dengan gerakan sejuta pohon internasional ini sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial dari Pertamina untuk turut serta dalam menantisipasi bencana alam khususnya potensi abrasi  dan tsunami di wilayah pesisir selatan.

“Penanman 3000 pohon cemara laut ini untuk mencegah abrasi di pantai dan menjaga kondisi lingkungan serta sekaligus meningkatkan potensi untuk dilakukan pengembangan wisata,” ujarnya.

Cemara laut dipilih karena memiliki akar yang kuat. Sehingga menjadi salah satu tanaman yang berfungsi sebagai benteng pelindung dari abrasi dan tsunami.  Serta diharapkan bisa mengurangi dampak perubahan iklim.

Sementara itu Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengapresiasi program Pertamina yang fokus pada upaya antisipasi bencana melalui penanaman pohon cemara laut.

Penanaman ini juga sebagai ajang kepada masyarakat agar terus mencintai lingkungan

“Saya mengapresiasi dari Pertamina yang terus melakukan upaya mitigasi bencana, karena penanaman bukan hanya kali ini saja, tetapi ini sudah kesekian kali. Penanaman cemara laut Ini juga untuk menanam kecintaan kita pada alam,” katanya

Setelah penanaman bibit cemara laut ini, selanjutnya pemeliharaan akan dikelola oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Gumregah, Mitra Bina Wijaya dan masyarakat di RW 8 Kelurahan Tegalkamulyan. (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar