Daftar Vaksinasi di Cilacap Makin Mudah, Lewat Aplikasi VIVA Cilacap

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meluncurkan VIVA Cilacap, Aplikasi pendaftaran vaksinasi Covid-19, Jumat (30/7/2021)

KBRN, Cilacap : Mempermudah masyarakat Cilacap untuk mendapatkan vaksin Covid-19, Pemkab Cilacap membuat inovasi aplikasi pendaftaran vaksiansi Covid-19.

Aplikasi dengan nama VIVA Cilacap ini diluncurkan pada Jumat (30/7/2021) oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. Namun, aplikasi ini baru bisa digunakan mulai 1 Agustus 2021.

Aplikasi ini bisa diakses melalui ponsel, masyarakat bisa mendaftar vaksinasi, dan menentukan sendiri lokasi vaksinasi.

Setelah mendaftar, selanjutnya dari aplikasi akan menentukan jadwal pelaksanaan vaksinasi, disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang datang ke Cilacap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana Dewi mengatakan jika kuota perhari akan dibatasi sesuai kemampuan fasilitas kesehatan yang tersebar di 24 kecamatan.

“Kuota masing-masing faskes antara 100 hingga 200 karena ada faskes yang besar seperti RS, dan ada faskes kecil seperti klinik,” ujarnya.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan jika Cilacap telah menyatakan perang dengan Covid-19. Vaksin menjadi satu senjata untuk melawan Covid-19.

Dengan Aplikasi ini, diharapkan penumpukan antrean yang ada di loket pendaftaran dapat diatasi, sehingga pelayanan yang diberikan akan lebih cepat dan efisien.

“Dengan aplikasi ini memudahkan masyarakat mendaftar vaksinasi, tidak usah antri dan bisa lebih cepat dan efisien. Masyarakat tinggal mendaftar, nanti akan ditentukan jadwalnya,” katanya.

Bupati menyampiakan jika nantinya yang akan dilayani adalah mereka yang mendaftar melalui aplikasi. Apabila tidak memiliki ponsel, untuk bisa mendaftar melalui warga atau petugas kesehatan.

Bupati  menjelaskan bahwa sasaran vaksinasi di Kabupaten Cilacap sampai dengan tahap ini sebanyak 1.532.617 orang, sampai minggu ke 26 sudah divaksin dosis 1 sebanyak 166.051 orang dan dosis 2 sebanyak 104.906 orang. (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00