Larangan Mudik 2021, Bupati Tatto: ASN Harus Jadi Teladan, Patuhi Tidak Mudik Lebaran

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji

KBRN, Cilacap : Pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik tahun 2021. Larangan mudik ini diperuntukan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Aparatur Sipil Negara atau ASN.

Larangan mudik ini berlaku mulai 22 April hingga 24 Maret 2021. Termasuk di Kabupaten Cilacap.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan jika seluruh ASN harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan tidak melakukan mudik ke luar kota, selama Hari Raya Idulfitri ini.

Pasalnya, pemerintah lakukan larangan mudik sebagai upaya untuk menekan angka penularan Covid-19.

“Jadi jika ingin menyelamatkan keluarganya, orang tuanya agar tetap sehat, ya baiknya jangan mudik, termasuk ASN, ASN kan harus jadi panutan, sebagai contoh, jadi himbauan Bupati yang harus ditaati,” kata Bupati, Jumat (23/4/2021).

Bupati bahkan akan memberikan sanksi kepada ASN yang tetap nekat mudik ke luar kota. Sanksi diberikan berupa teguran, bahkan juga tidakan administrasi.

“Kalau ada yang tetap mudik, nanti ada teguran paling tidak, kalau ditegur tidak mau ya ada sanksi,” kata Bupati.

Namun, Bupati mengatakan jika mudik masih di sekitar Banyumas Raya. Pasalnya pemerintah juga masih memperbolehkan adanya mudik lokal.

“Kalau sekitar Banyumas Raya ya masih boleh mudik lah,” katanya. (RT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00