Mitigasi Bencana, Ini Yang Dilakukan Para Relawan Wilayah Kecamatan Sumpyuh

KBRN Purwokerto: Wilayah Kecamatan Sumpiuh, salah satu daerah rawan bencana di Kabupaten Banyumas. 

Melihat kondisi tersebut, relawan lintas organisasi, dari unsur Serayu Rescue, SAR MDMC, SAR Sumpiuh, SAR MTA, SAR KOKAM, SAR Humanity dan SAR Pramuka Peduli, Minggu (28/2/2021), mengikuti pelatihan penanganan bencana.

Mengingat luasnya daerah cakupan kebencanaan di Kecamatan Sumpiuh maka diberi kode sebagai wilayah bencana Zona 1.

Eddy Wahono Pembina Relawan gabungan Zona 1 menjelaskan, bencana banjir ada di beberapa daerah Sumpiuh seperti desa Selandaka, desa Nusadadi, desa Karang gedang, desa Kemiri, desa Kuntili, sebagian desa Sumpiuh.

Bencana Tanah longsor di desa Bogangin, desa Selanegara dan di desa Banjarpanepen.

Banjir di kecamatan Sumpiuh penyebabnya, antara lain rusaknya daerah tangkapan air akibat alih fungsi lahan, dan beberapa daerah terditeksi lebih rendah dari permukaan air laut.

Sehingga pada waktu curah hujan tinggi sungai reja, dan sungai gatel tidak bisa mengalirkan air ke laut bahkan terjadi air balik (back water) yang akan menggenangi daerah daerah tersebut.

"Karena laju endapan akibat banjir yang membawa lumpur sangat tinggi, juga menjadi pemicu banjir" kata Eddy.

Sedangkan untuk tanah longsor, lanjutnya disebabkan karena, kemiringan tebing yang terjal dan kurangnya vegetasi tanaman berakar kuat.

Menurut Eddy daerah kebencanaan Zona 1 sudah terpetakan sehingga penanganan kebencanaan lebih terintegrasi.

Pembagian tugas masing masing kelompok harus jelas sehingga semua daerah bencana zona 1 bisa terlayani dengan baik.

Diharapkan dinas yang membidangi dapat membina secara langsung serta menjalankan fungsi sebagai fasilitator dan motivator bagi para relawan khususnya zona 1.

Pelatihan diikuti 84 peserta, dibagi 4 kelompok. Dua kelompok berlatih simulasi di daerah rawan longsor dan dua klompok berlatih didaerah rawan banjir.

Camat Sumpiuh Akhmad Suryanto dalam pesannya mengharapkan team relawan harus solid dan hati hati dalam menjalankan tugasnya.

"Perlunya memahami penerapan managemen kebencanaan Pra bencana, Saat Tanggap darurat, dan paska bencana" ujar Suryanto.

Henry Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Banyumas mengatakan, peran relawan sangat membantu tugas dinas dalam penangangan kebencanaan.

Diharapkan keterpaduan serta koodinasi dari perwakilan relawan semakin harmonis. (spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00