Bencana Banjir, Merendam 97 Rumah Warga Di Rawalo Banyumas

KBRN, Banyumas;  Bencana Banjir akibat  intensitas hujan yang tinggi semalam Rabu (2/12/2020) mengakibatkan sungai Serayu meluap serta menggenangi rumah warga di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah,

Kodim 0701/Banyumas mendapatkan laporan setidaknya ada 97 Rumah di Dusun Kaliwangi Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo  yang terendam banjir setinggi 50 centi meter dan ada 1 rumah serta 4 warung di Dusun Banjarwaru Desa Banjarparakan  Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas dengan ketinggian air 1 – 2 Meter. 

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf. Candra S.E., M.I.Pol., menyampaikan bahwa ada 97 rumah di Desa Kaliwangi Kecamatan Rawalo yang terendam banjir sampai dengan siang ini Kamis  (3/12/2020)..Sejumlah personel TNI bersama BPBD, Polri dan masyarakat setempat, dikerahkan untuk masyarakat yang terdampak terutama yang ada di pinggiran aliran sungai serayu agar di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Warga masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana, dimbau agar selalu waspada mengingat musim hujan kini memasuki puncak. Bahkan di sejumlah tempat yang sudah  terjadi longsor dan banjir seperti Sokaraja, Kemranjen, Kembaran, Banyumas, Gumelar dan sepanjang bantaran Sungai Serayu harus siaga bencana. Selain itu, masyarakat terus mencermati potensi hujan dan tanggul sungai dan lingkungan sekitarnya untuk mengantisipasi bencana banjir atau longsor yang tak terduga.

TNI, Polri, BPBD akan bersama sama menyiapkan dapur umum dan sarana evakuasi apabila nanti ada kenaikan debit air, tetap akan kita pantau dalam 8 (delapan) jam ini apabila ada penurunan debit air maka akan di evaluasi lebih lanjut lagi, tambah Dandim.

"Masyarakat selalu waspada dan menyampaikan apresiasi atas semangat kerja bakti atau gotong royong masyarakat bersama TNI, Polri dan BPBD. Menurutnya dalam kebersamaan penanganan bencana itu dapat menjadi upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat Banyumas guna mengatasi kesulitan rakyat" katanya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00