Warga Berkerumun, Pertunjukan Ebeg di Kemranjen Dibubarkan Polisi

Tangkapan layar

KBRN, Banyumas : Beredar vidio dengan durasi 38 detik di masyarakat, saat sejumlah Polisi dari Polsek Kemranjen Banyumas Jawa Tengah membubarkan pertunjukan Kuda Lumping ( Ebeg). 

Kapolsek Kemranjen AKP Supardi membenarkan peristiwa tersebut, dilakukan oleh anak buahnya. Guna menegakan aturan, mencegah penyebaran Covid-19. 

Pembubaran pertunjukan Ebeg pada Senin (23/11/2020) pukul 16.00 WIB, di halaman rumah Mat Sunardi RT 1 RW 15 Desa Pagaralang Kecamatan Kemranjen. Pagelaran Ebeg ini, saat Mat Sunardi sedang mengelar hajatan. 

Menurut Supardi, pembubaraan ini dilakukan sesuai dengan perintah Kapolri, Kapolda dan Kapolresta dan juga Bupati Banyumas. Selain berkerumun, warga yang menyaksikan sebagian tidak memakai masker. Sehingga rawan terhadap penyebaran Covid-19. Pertunjukan kuda lumping ini, juga tidak memiliki ijin dari Kepolisian. 

" Awalya saya mendapatkan laporan warga, ada pertunjukan Ebeg. Kami turunkan anggota, dengan pengeras suara kami meminta kepada warga untuk membubarkan diri. Satu persatu warga membubarkan diri, yang paling lama pemain Ebeg yang harus menungu sadar dari jantur ( kesurupan)," kata Supardi. 

Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan di wilayahnya saat ini penyebaran Covid-19 semakin tidak terkendali. Namun demikian, Satgas Covid-19 Banyumas berusaha mengendalikan penyebaran Covid-19. 

Diantaranya melarang hajatan, menutup tempat wisata, dan meninjau kembali kebijakan pembelajaran tatap muka. 

"  Tambahan perhari saat ini rata- rata 25 orang, dari 1p - 23 November 2020 terdapat 554 orang positif dan 21 orang meninggal dunia akibat Covid -19," kata Husein. 

Hingga Senin malam jumlah pasien Positif Covid- 19, di Banyumas mencapai 1.227 orang, meninggal dunia 41 orang. ( RA).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00