Longsor Di Cirahab, Jalan Penghubung Desa Tertutup

Longsor Cirahab

KBRN, Banyumas: Dalam dua hari terakhir, sejumlah kejadian tanah longsor terjadi di Banyumas.  Terbaru pada Selasa (20/10/2020) malam, longsor menimpa ruas jalan penghubung antara Desa Cirahab Kecamatan Lumbir dengan Desa Karangkemonjing Kecamatan Gumelar. 

Kades Cirahab Dulcan mengatakan hujan deras melanda wilayahnya dari Selasa sore – Rabu ( 21/10/2020) pagi. Dampaknya Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB, tebing setinggi sekitar 10 meter lebar 15 meter longsor dan menimpa jalan yang ada di bawahnya. 

Menyebabkan ruas jalan tertutup total, sehingga sejak Rabu pagi puluhan warga Cirahab dibantu dengan relawan kebencanaan melakukan pembersihan matrial tanah longsor. 

Agar jalan ini bisa dilalui kembali oleh masyarakat. Tanah longsor juga terjadi di Dusun Cengkudu Desa Cirahab, rumah milik Tarsem mengalami kerusakan akibat dinding rumah tertimpa tanah longsor. Dilaporkan pula di Desa Cirahab terdapat dua titik lainya, yang mengalami tanah longsor.

“ Hujan deras terjadi diwilayah kami dari Selasa kemarin, pagi ini juga masih gerimis. Hal ini menyebabkan ada beberapa wilayah yang tertimpa tanah longsor,” kata  Dulcan.

Sementara itu, Komandan Tagana Banyumas Heriana Adi Chandra mengatakan hujan desar di Banyumas pada Minggu- Senin (18-19/10/2020) mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami longsor. 

Longsor di Desa Kalikesur Kecamatan Kedungbanteng, tebing setinggi sekitar lima meter, lebar 5 mter longsor dan menutup ruas jalan. Longsor juga dilaporkan menimpa sebagian dinding rumah Munawar warga RT 6 RW 4 Desa Sokawera Kecamatan Cilongok.

Bahu jalan di Desa Karangintung yang menghubungkan RT 2 dan RT 4 RW 2 amblas. Satu rumah juga dilaporkan ambruk di Desa Pancurendang Ajibarang.

“ Laporan bencana tanah longsor, terjadi sejak Senin kemarin. Kami siapkan relawan di desa- desa untuk waspada bencana termasuk peralatan juga telah kami siapkan untuk penanganan kebencanaan,”kata Heriana. 

Di Kabupaten Banyumas terdapat 70 Desa di 15 Kecamatan masuk dalam zona rawan tanah longsor. Diantaranya di Kecamatan Lumbir, Gumelar, dan Somagede. (RA) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00