Perkuat SDM dan Kolaborasi, UMP Gelar Seminar Internasional

KBRN, Purwokerto: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah, melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar seminar internasional bertajuk “The 2nd International Conference on Business, Accounting, and Economics (ICBAE)” untuk mengembangkan kerja sama riset dan penguatan SDM secara Virtual, Rabu (5/8/2020).

Acara tersebut menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidangnya, yaitu Prof.Dr. Lincolin Arsyad dari Universitas Gajah Mada – Indonesia, Assoc. Prof Law Siong Hook, Ph. D dari Universitas Putra Malaysia – Malaysia, Assoc. Prof. Dr . Penesri Jaroenwanit Khon Kaen University Thailand – Thailand, Asst. Prof. Dr. Muhamad Abduh Universitas Brunei Darussalam - Brunei Darussalam, Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, Ph.D Universitas Jendral Sudirman – Indonesia, Dr. Mukhaer Pakkanna, S.E., M.M dari ITB Ahmad Dahlan – Indonesia, dan Asst. Prof. Herni Justiana Astuti, M.Si, Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto – Indonesia. 

Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengatakan, acara ini memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman internasional.

"Adanya acara 2nd ICBAE diharapkan dapat memberikan banyak informasi, ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam bidang bisnis baik bagi mahasiswa maupun para dosen" katanya.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr Naelati Tubastuvi SE MSi mengatakan, pelaksanaan acara secara daring menjadi satu-satunya penyelesaian di masa pandemic covid-19.

"2nd ICBAE pada hari ini menggabungkan 3 kombinasi aktivitas yaitu konferensi, call for paper, dan seminar. Walaupun acara dilaksanakan secara daring, diharapkan peserta tetap dapat mengikuti dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ika Yustina Rahmawati, SE MSc menambahkan, peserta berasal dari berbagai universitas negeri maupun swasta di indonesia. Sedikitnya ada 125 presenter dan diikuti lebih dari 600 partisipan yang mengikuti seminar dan mempresentasikan paper/hasil penelitiannya.

“SDGs merupakan program dunia dalam mengatasi berbagai persoalan, seperti kemiskinan, kesenjangan, dan perubahan iklim. Secara universal target dari program SDGs bertujuan untuk menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan, yaitu lingkungan, sosial dan ekonomi,” katanya.

Menurutnya, sebagai akademisi perlu berperan aktif dalam mendukung program SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui tri darma pendidikan (penelitian, pengabdian dan pengajaran), ketiga aspek tersebut saling mendukung satu dengan yang lainnya. Untuk meningkatan kualitas dalam pendidikan maka diperlukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari bidang keilmuan masing-masing akademisi. 

“Kegiatan ini diselanggarakan secara rutin oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP untuk memfasilitasi para peneliti agar dapat mempublikasikan karya-karyanya yang tentunya bermanfaat untuk masyarakat, sehingga para peneliti mampu melakukan transfer knowledge terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik terkini dalam bidang ekonomi, bisnis, kewirausahaan, ekonomi islam, fintech dan kaitan ilmu yang lainny sehingga tujuan akhir dari pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030 dapat tercapai dengan sukses dan paripurna,” pungkasnya. (bet/tgr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00