Banyumas Diproyeksikan Miliki 3.310 Hektar Kebun Kakao

KBRN, Purwokerto : Desa Sokaraja Kulon Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas mendapat bantuan bibit kakao untuk pembuatan Kampung Coklat.

Nantinya Kampung Coklat dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata sekaligus untuk edukasi.

Ditemui RRI saat acara Penyerahan Bantuan Bibit Kakao Sebagai Pengembangan SCDP (Sustainable Cocoa Development Programme) di Balai Desa Sokaraja Kulon, Rabu (8/7/2020), Sekjen Dewan Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPP GPEI), Toto Dirgantoro mengatakan, pihaknya memang mencanangkan program Kampung Coklat di Banyumas dengan target 10 hektar kebun kakao untuk setiap desanya.

“Kami harap bibit ini bisa dikelola Gapoktan maupun Bumdes di masing-masing desa. Jika ini bisa terwujud, di Kabupaten Banyumas akan ada kebun kakao seluas 3.310 hektar,” ujarnya.

Bibit kakao yang diserahkan termasuk varian baru. Keunggulan dari varian tersebut diantaranya masa tanam sebelum mulai berbuah hanya sekitar dua tahun yang jauh lebih singkat dibanding bibit kakao pada umumnya yang membutuhkan waktu sekitar empat tahun.

Selain itu bibit tersebut pohonya tidak terlalu tinggi sehingga mempermudah proses panen dan perawatan.

Toto mengungkapkan, kebutuhan kokoa dalam negeri saat ini masih belum tercukupi sehingga masih ada sejumlah industri yang impor.

“Saya angka pastinya tidak ingat, tapi yang jelas kita masih kekurangan. Padahal dulu kita menguasai ekspor dunia untuk coklat,” lanjut pengusaha nasional asli Banyumas ini.

Toto Dirgantoro menilai, jika program Kampung Coklat ini berjalan lancar, UKM juga akan terangkat sehingga ekonomi kerakyatan akan semakin maju.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Sokaraja, Lukman Nazarudin mengungkapkan, penyerahan bibit kakao ini akan dapat memulai industri coklat di sokaraja dan sekitarnya.

“Dengan program ini kami harapkan kesejahteraan masyarakat bisa terangkat. Tidak hanya Sokaraja Kulon saja, Kecamatan Sokaraja dan Banyumas ke depan bisa menanam coklat. Ini suatu terobosan yang bagus dari Pemdes untuk meningkatkan pendapatan asli desa,” ujar Lukman.

Sementara itu, Kepala Desa Sokaraja Kulon, Adi Sekmono menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya atas bantuan bibit kakao yang diterima.

Dirinya berharap, usaha Kampung Coklat dapat terealisasi dengan baik di wilayah Desa Sokaraja Kulon.

“Tentunya dalam perawatan kami minta petunjuk dan arahan, sehingga bibit ini bisa menjadi sampel dan menunjukan bahwa bibit ini memang kualitasnya baik,” ungkap Adi Sekmono.

Kebun Kakao di Desa Sokaraja Kulon sendiri akan berlokasi di Jalan Suparjo Rustam, tepatnya di Balai Desa lama Sokaraja Kulon. Lokasi ini dinilai strategis, sehingga jika kelak dibuka sebagai objek wisata akan mampu menarik minat banyak pengunjung. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00