Banyumas Lakukan Tes Swab Masal

KBRN, Banyumas : Penderita  Covid- 19 di Kabupaten Banyumas mulai turun, sehingga untuk memastikan warga Banyumas terjangkit Covid- 19 atau negatif. Sehingga Pemerintah Kabupaten Banyumas, melakukan tes swab masal yang dimulai Rabu (1/7/2020)  dengan target warga yang bisa di tes swab mencapai 4 ribu orang. 

Pantuan RRI hari pertama dilakukan swab berada di lingkungan Sekda dan Sekwan DPRD Banyumas. Dengan orang yang pertama kali di lakukan swab, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Trilastiono.

Bupati Banyumas Achmad Husian mengatakan pengetesan swab ini dilakukan dengan target, ASN dan masyarakat umum disejumlah tempat. Diantaranya Pasar, Pondok Pesantren, dan perkantoraan, dengan target perhari dapat memperoleh 200 sampel swab. 

" Tes swab ini untuk memastikan kondisi nyata di masyarakat, oleh sebab itu kita lakukan swab dengan target mencapai 4 ribu orang, atau lebih,'kata Husain.

Sementara itu, Ahli  Pandemi yang terlibat penanganan awal wabah Covid- 19 di China  dari Universitas Sun Yay- Sen, Guangzhou yang juga berasal Purwokerto   dr. Arfelina Sugiarto mengatakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas, untuk melakukan tes swab merupakan hal yang tepat. 

Dirinya juga meminta agar masyarakat Banyumas untuk taat pada protokol kesehatan pencegahan Covid- 19. Kemudian mengurangi adanya kerumunann masyarakat, termasuk saat olahraga seperti sepeda yang saat ini sedang marak dilakukan oleh masyarakat Banyumas. 

" Saya mengapresiasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas, yang merupakan langkah yang tepat. Saya berharap masyarakat menerima, dan mendukung yang dilakukan oleh Pemerintah Banyumas ini," kata Arfelina.

Hingga berita ini dibuat data di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, pasien positif Covid- 19 dan Pasian Dalam Pengawasaan  (PDP ) yang masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak 9 orang.  

Terdiri dari pasien positif Covid-19 sebanyak 7 orang dan PDP 2 Orang. Dengan total pasien positif Covid- 19 sebanyak 77 orang. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00