Napi Asimilasi di Banyumas Kembali Terima Bantuan

KBRN, Purwokerto : Puluhan Napi Asimilasi di Kabupaten Banyumas kembali mendapatkan bantuan paket sembako secara gratis.

Pembagian sembako dilaksanakan di aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto, Senin (29/6/2020).

“Kami mendapat bantuan sebanyak 86 paket sembako dari Pemkab Banyumas yang langsung kami salurkan,” kata Kepala Bapas Purwokerto Edy Suwarno, S.H., M.H.

Meski demikian Ia menilai jumlah tersebut masih kurang karena napi asimilasi di Kabupaten Banyumas jumlahnya mencapai ratusan.

Terlebih Bapas Purwokerto memiliki wilayah kerja di empat kabupaten yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen, dengan total klien asimilasi mencapai 360 orang.

“Kami sudah menyampaikan kepada pemerintah di masing-masing wilayah terkait klien yang sedang menjalani asimilasi. Semoga mereka dapat menjalani asimilasi dengan baik, tidak ada diskriminasi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Edy Suwarno juga meminta masyarakat untuk mendukung program asimilasi dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk dapat kembali bersosialisasi di lingkunganya masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Banyumas yang diwakili Drs. Sutiarto MSi mengimbau kepada para napi asimilasi untuk ikut mendukung upaya pencegahan pandemi Covid-19.

“Sekarang Banyumas nomor dua dari bawah. Di Jawa Tengah hanya Banyumas dan Wonosobo yang masuk zona hijau. Kami harap semuanya ikut serta berpartisipasi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Sutiarto mengakui jika bantuan yang diberikan belum sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut Ia menceritakan, sebelumnya pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada lebih kurang 20 ribu masyarakat di Kabupaten Banyumas.

“Belum termasuk bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi. Ternyata masih kurang,” ujarnya.

Sutiarto berpesan kepada seluruh napi asimilasi untuk bisa menyukseskan program asimilasi yang dijalani dengan baik. Menurutnya momen tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbuat lebih baik dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00