GMBI Banyumas, Tolak RUU HIP

KBRN, Banyumas : Ratusan orang yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Banyumas, mengelar Gelar aksi domenstrasi di depan Pendopo Bupati Banyumas, atau di utara Alun- Alun Purwokerto Senin (29/6/2020) siang.  

Seperti aksi sebelumnya yang dilakukan oleh sejumlah element masyarakat lainya di Purwokerto, mereka menolak adanya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).  

Ketua GMBI  Banyumas Muhammad Ahsan, mengatakan, aksi ini untuk meminta kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Banyumas, untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada DPR RI di Jakarta untuk menghentikan RII HIP. 

Sebab bagi GMBI Banyumas, Pancasila sudah final dan sudah diterima oleh semua rakyat Indonesia. Dikhawatirkan dengan adanya Undang- Undang HIP, akan membuat tatanan kehidupan berbangsa berubah tidak sesuai dengan Pancasila.

" Kami menuntut Pemerintah Kabupaten dan DPRD Banyumas, untuk menyampaikan aspirasi kami. Agar DPR RI menghentikan proses RUU HIP,"kata Muhamad Aksan.

Aksi penolakan RUU HIP oleh GMBI Banyumas, diterima oleh ketua Komisi 2 DPRD Banyumas Subagyo yang menyatakan akan menyampaikan aspirrasi ke DPR RI. Dirinya meminta agar masyarakat Banyumas, tetap menjaga persatuan meski adanya perbedaaan pandangan mengenai RUU HIP.

" Karena ini RUU HIP merupakan ranah DPR RI, maka kami dari DPRD Banyumas akan menyampaikan amanah ini ke DPR RI,"kata Subagyo. 

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, berakhir satu jam kemudian , selain melakukan aksi orasi  tepat di depan pintu gerbang Pendopo Bupati Banyumas. Ratusan orang ini, juga melafalkan Pancasila, dan menyanyikan Indonesia Raya. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00