Operasi Penertiban Masker di Banyumas Masuk ke Jalan Desa

KBRN, Purwokerto : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas terus berupaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat terkait kewajiban penggunaan masker saat berada di ruang publik.

Salah satunya dengan menggelar Operasi Penertiban Masker yang dilaksanakan sampai masuk ke jalan-jalan desa.

Ditemui RRI saat pelaksaaan Operasi Penertiban Masker di Desa Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas, Kamis (28/5/2020) pagi, Kasi Trantib Purwokerto Selatan Muhammad Harun Ar Rasyid mengatakan pihaknya terus berupaya mensosialisasikan Perda Nomor 2 tahun 2020 terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Banyumas.

Di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tidak mengenakan masker akan didakwa sebagai pelanggaran terhadap Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit. Ancaman hukuman bagi pelanggar yakni denda maksimal Rp 50 ribu atau kurungan penjara selama 3 bulan.

“Sementara kami sifatnya masih mengedukasi dan memberikan pengarahan. Kami juga membagikan masker secara cuma-cuma, namun yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan untuk tidak kembali melakukan perbuatan tersebut,” ujarnya.

Selain pihak Kecamatan, Operasi Penertiban Masker tersebut melibatkan pihak terkait lainya seperti Polri, TNI, Karangtaruna Karangklesem, Mahasiswa KKN, Pramuka, dan Satpol PP.

Harun berpesan agar semua masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah Purwokerto Selatan untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

“Ini demi kebaikan kita bersama. Covid-19 berpotensi menular dengan mudah jika tidak menggunakan masker,” pungkasnya. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00