H-1 Lebaran, Pemudik Roda Dua Yang Memasuki Banyumas Terpantau Naik

KBRN, Purwokerto : Pemerintah telah menetapkan hari raya idul fitri 1441 H akan jatuh besok, Minggu (24/5/2020).

Idul fitri yang semakin dekat ternyata mendorong masyarakat yang berada di kota rantau untuk kembali ke kampung halaman atau mudik.

Dari pantauan tim RRI, jumlah kendaraan yang melintas di Posko Pemantauan Covid-19 di Jembatan Timbang Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah cenderung meningkat.

"H-1 ini jumlah pemudik meningkat, khususnya pengendara roda dua," ujar Perwira Pengendali dari Polresta Banyumas, Haryatmo yang bertugas dilokasi pagi ini, Sabtu (23/5/2020).

Ia melanjutkan, pemudik yang bertujuan Banyumas akan didata dan diberikan pengantar untuk diserahkan ke pihak desa.

"Mereka juga kami himbau untuk melakukan karantina selama 14 hari. Mau dikarantina di desa setempat atau yang difasilitasi pemkab di Gor Satria, itu menjadi pilihan mereka," lanjutnya.

Saat screening berlangsung di posko ini, semua pengendara akan ditanya oleh petugas terkait tujuan dan kepentingan perjalanan.

Pengendara juga diwajibkan untuk menggunakan masker.

"Jika tidak menggunakan masker akan kami minta untuk putar balik," terang Haryatmo.

Sejauh ini pihaknya telah menemukan beberapa pelanggaran. Seperti yang terjadi pagi ini, dimana kendaraan pribadi dengan plat hitam digunakan untuk mengangkut penumpang.

Supir kendaraan tersebut juga tidak jujur terkait tujuan penumpang yang diangkutnya.

Meski demikian, kendaraan tersebut akhirnya diperbolehkan melintas setelah dilakukan edukasi dan pendataan.

Hari ini sebanyak 40 petugas gabungan disiagakan di Posko Pemantauan Covid-19 Jembatan Timbang Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah.

Petugas yang berjaga di lokasi berasal dari berbagai unsur baik Polri, TNI, Dishub, Tenaga Kesehatan dari Puskesmas setempat, Pramuka, dan Satpol PP. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00